Bima Arya Kagum dengan Program Lomba Kebersihan antar RT se-Kota Bogor

loading...
Bima Arya Kagum dengan Program Lomba Kebersihan antar RT se-Kota Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya menjadi salah satu juri dalam program Bogorku Bersih. SINDOnews/Haryudi
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya menjadi salah satu juri dalam program Bogorku Bersih. Lomba kebersihan antar RT se-Kota Bogor yang sudah memasuki tahun kelima ini merebutkan juara dari tiga kategori, yakni Permukiman Teratur, Permukiman Swadaya, dan Permukiman Tepi Sungai.

Dalam kesempatan tersebut Bima Arya menilai untuk kategori Permukiman Teratur dengan komponen penilaiannya mulai dari Urban Farming, Sanitasi Lingkungan, Pengelolaan Sampah hingga kebijakan yang dilakukan dalam penanganan COVID-19.

Tiga besar RT yang dikunjungi Bima Arya dan dewan juri yang lain adalah Griya Melati RT 02 / RW 13, Kelurahan Bubulak, Bogor Barat. Lalu, Taman Griya Kencana RT 05/ RW 08, Kelurahan Kencana, Tanah Sareal dan juga Tanah Baru Permai RT 02 / RW 09, Kelurahan Tanah Baru, Bogor Utara.

Setiap RT memiliki keunggulan dan inovasi berbeda. Di Perumahan Griya Melati misalnya. Para warga kompak terapkan 7 program Sehati Senyaman, seperti Pak Darling (Bapak Sadar Lingkungan), Jalista (Jalinan Silaturahmi Tetangga), David (Sadar Covid), Budiman (Budidaya Ikan Mandiri), E-Pungli (Emak-emak Pemungut Elit), Sawargi (Sistem Administrasi Warga Griya Melati), dan WargaNet (Warung Tetangga di Internet).



Di RT 02 Griya Melati ini juga terdapat 3 taman tematik, yakni Taman Bocil untuk area bermain anak, Taman Cageur untuk apotek hidup atau tanaman herbal, dan Taman Remako (Remaja Kolot) untuk para lansia. (Baca juga; Bogor Diguyur Hujan Deras, TMA Sungai Cileungsi dan Cikeas Naik)

Kemudian berlanjut ke Perumahan Taman Griya Kencana, pengurus RT di sini mewajibkan warganya memiliki minimal 5 tanaman setiap rumah. Warga juga memanfaatkan rumah kosong untuk dijadikan area bermain anak serta urban farming.

Bahkan, uniknya warga Lingkungan RT 05 ini banyak mengandalkan tanaman herbal peningkat stamina dan vitalitas, yaitu Bunga Telang dan Temu Kunci yang diolah menjadi minuman dan pelengkap makanan. (Baca juga; Klaster Demo Omnibus Law, 10 Petugas Dishub Kota Bogor Positif Covid-19)



Terakhir di RT 02 Tanah Baru Permai, Bima Arya terkesan dengan warganya sangat guyub. Uniknya penggerak berbagai program di wilayah ini adalah para manula. Di RT ini juga nihil kasus Covid, serta minim perokok lantaran dari sekian banyak warga hanya ada dua orang perokok. Konsep urban farming-nya pun berjalan dengan baik, serta memiliki media edukasi soal lingkungan buat warga, khususnya anak-anak.

“Semuanya bagus-bagus. Indikator penilaiannya pun mereka miliki semua. Yang penting tetap dijaga konsistensi dan istiqomahnya. Kalau saja 10 persen RT di Bogor seperti ini, Bogor pasti sudah menjadi nomor satu di Indonesia,” ungkap Bima, Senin 26 Oktober 2020.

Sementara itu, Penggagas Bogorku Bersih yang juga CEO Radar Bogor Group Hazairin Sitepu mengatakan bahwa dewan juri cukup kesulitan menentukan juara karena program-program yang dilakukan warga sangat inovatif dan inspiratif.

“Tadi kita sudah menilai 3 RT kategori Permukiman Teratur. Bagus-bagus semuanya. Kita berharap ada kemandirian dari masyarakat setempat sehingga mereka sadar bahwa bersih, indah, rapi itu adalah kewajiban, kebutuhan warga setempat. Jadi kita membuat ini sudah tahun kelima dari banyak sekali. Semoga RT RT terbaik ini bisa jadi tempat bercermin bagi RT lain,” pungkasnya.
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top