Antisipasi Banjir, Pemkot Jakut Gerebek Lumpur dan Sampah di Saluran

loading...
Antisipasi Banjir, Pemkot Jakut Gerebek Lumpur dan Sampah di Saluran
PPSU bersihkan lumpur dan sampah dari saluran air di Jakarta Utara sebagai antisipasi banjir di musim hujan. Foto: Yohannes Tobing/SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Utara melakukan pembersihan terhadap lumpur dan sampah di sejumlah lokasi yang rentan dengan penyumbatan seperti di Tugu Selatan, Kecamatan Koja. Pengerukan lumpur dan sampah dari saluran air di Jakarta Utara sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan.

Puluhan anggota PPSU Kelurahan Tugu Selatan bersama Satgas Sumber Daya Air (SDA) melakukan pembersihan terhadap saluran air di Jalan STM Walang RW 01 dan 02. Lurah Tugu Selatan, Sukarmin mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya mencegah adanya genangan.

"Ini sebagai upaya dari kita semua untuk mencegah terjadinya genangan air. Semoga tidak ada lagi genangan dan kondisi saluran air bisa berfungsi dengan baik," ujar Sukarmin saat dikonfirmasi, Jumat (16/10/2020).

Menurut Sukarmin, pelaksanaan gerebek lumpur dan sampah secara rutin akan mampu meminimalisir genangan air saat terjadinya hujan. ia juga menghimbau kepada warga untuk ikut menjaga kebersihan saluran air dari lumpur dan sampah di lingkungannya masing-masing. (Baca juga: Banjir Jakarta, 32 RT Terendam Akibat Hujan Deras)



"Minimal membersihkan saluran air di lingkungan rumahnya agar aliran air bisa berjalan dengan baik. Kemudian jangan membuang sampah sembarangan apalagi di saluran air yang dapat menghambat jalannya aliran air," tuturnya.

Sementara itu di wilayah Koja, petugas PPSU kelurahan Koja berkolaborasi dengan masyarakat berhasil mengumpulkan 90 karung lumpur dari saluran air Jalan Cipeucang IV RW 012 dan Jalan Lorong 28 RW 008. (Baca juga: Anies Perkirakan Banjir Jakarta Datang Pukul 02.00 WIB)

Menurut Lurah Koja Frimelda Novitara mengatakan dengan pelaksanaan pengerukan dapat meminimalisir genangan. "Jika masyarakatnya tau akan kondisi wilayahnya masing-masing, tentunya penanganan akan semakin mudah," ucapnya.
(mhd)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top