Mulai Sadar, Pelanggar Protokol Kesehatan di Jatinegara Menurun

loading...
Mulai Sadar, Pelanggar Protokol Kesehatan di Jatinegara Menurun
Petugas gabungan tengah memeriksa dua masyarakat yang terjaring dalam operasi PSBB di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (24/9/2020). Foto: Okto Rizki Alpino/SINDOnews
JAKARTA - Angka pelanggar protokol kesehatan di Jatinegara, Jakarta Timur mengalami penurunan. SejakPembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II diberlakukan pada 14 September 2020, Jatinegara menjadi salah satu kawasan dengan jumlah pelanggar terbanyak di Jakarta Timur.

Wakil Camat Jatinegara, Endang Kartika mengatakan, operasi yustisi yang dilalukan selama ini setidaknya telah menyadarkan masyarakat untuk tidak berkerumun. (Baca juga: Satgas Covid-19: Sepatutnya Wakil Rakyat Lindungi Rakyatnya)

"Per hari ini operasi yustisi yang digelar di Jatingera tepatnya di Bidara Cina dan Kampung Melayu jumlah pelanggar mengalami penurunan," kata Endang di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (24/9/2020).

Endang menuturkan, jika jumlah pelanggar protokol kesehatan terus menurun dan tidak ada lagi warga yang berkerumun serta tak memakai masker saat bepergian ke luar rumah, maka dipastikan ancaman pandemi Covid-19 dapat segera berakhir.



"Ini harus dipertahankan karena merupakan perkembangan yang baik, dengan begitu angka kasus Covid-19 segera teratasi," katanya. (Baca juga: Sepekan PSBB Ketat, Satpol PP Jakbar Jaring 1.856 Pelanggar Protokol Kesehatan)

Sementara itu, Kapolsek Jatinegara Kompol Darmo Suhartono mengatakan, pihaknya akan terus memperkuat seinergi dengan petugas gabungan untuk mendisiplinkan warga dalam rangka menekan penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, pihaknya akan menambah jumlah personel saat operasi yustisi berlangsung.

"Kita siagakan 15 orang kemudian ada penambalan dari Brimob sebanyak 15 Personel, total keseluruhan daru Kepolisian ada 30 orang," pungkasnya.
(mhd)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top