alexametrics

Komunitas Warga Kalibata City Laporkan Kasus Penurunan Bendera

loading...
Komunitas Warga Kalibata City Laporkan Kasus Penurunan Bendera
Potongan video berisi protes seorang penghuni Apartemen Kalibata City terkait penurunan Bendera Merah Putih di unit apartemennya. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Penurunan Bendera Merah Putih secara paksa di Apartemen Kalibata City pada Kamis (16/8/2018) bakal berbuntut panjang. Komunitas Warga Kalibata City (KWKC) akhirnya melaporkan kasus tersebut ke kepolisian.

Namun, dalam laporan yang telah teregistrasi dengan nomor laporan LP/4362/VIII/2018/PMJ/Dit. Reskrimum tertanggal 17 Agustus 2018 tersebut belum ada nama terlapor alias masih lidik.

"Tujuanya ke sini (Mapolda Metro Jaya), kita memang berniat melaporkan kejadian kasus penghinaan terhadap Bendera Merah Putih di mana salah satu warga Kalibata City atas nama ibu Nyimas di Lantai 12 CF itu dicopot benderanya di unitnya itu," ujar Ketua Komunitas Warga Kalibata City (KWKC), Sandi Edison di Polda Metro Jaya, Jumat (17/8/2018).

Ia melanjutkan, aksi penurunan bendera Indonesia itu secara paksa oleh oknum dari pihak Kalibata City merupakan bentuk penghinaan, atau pelecehan terhadap bangsa ini.

"Warga ingin sekali merayakan 17 Agustus yang jadi hari Kemerdekaan Indonesia dengan mengibarkan bendera," tegas Sandi.

Ia menyampaikan, tidak hanya Nyimas, ada juga beberapa warga Kalibata City juga diketuk pintunya oleh oknum tersebut, dan Bendara Merah Putih yang sudah terpasang diturunkan.

"Nah permasalahanya kalau bahasanya ini ada penertiban, sekarang kondisi di Kalibata City apakah sudah disiapkan, tempat untuk mengibarkan bendera," ungkapnya.

Sandi mengatakan, oknum tersebut melepas Bendera Merah Putih yang terpasang di balkon unit, dengan alasan masalah estetika.

Terlapor yang masih lidik itu terancam dijerat Pasal 24a juncto Pasal 66 UU RI Nomor 24/2009 Tentang Merendahkan Kehormatan Bendera Negara/Pencopotan Bendera Merah Putih. (Baca Juga: Video Pencopotan Bendera di Kalibata City Viral, Polisi Turun Tangan)
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak