alexametrics

Video Pencopotan Bendera di Kalibata City Viral, Polisi Turun Tangan

loading...
Video Pencopotan Bendera di Kalibata City Viral, Polisi Turun Tangan
Potongan video berisi protes seorang penghuni Apartemen Kalibata City terkait pencopotan bendera merah putih di unit apartemennya. Foto: Ist
A+ A-
JAKARTA - Sebuah video berisi adu mulut seorang penghuni Apartemen Kalibata City dengan pihak pengelola dan pihak security, viral di media sosial. Pemicunya terkait pencopotan bendera merah putih di balkon si penghuni unit kamar apartemen.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar mengatakan, sejauh ini polisi baru mendapatkan keterangan dari pihak pengelola Apartemen Kalibata City terkait persoalan video viral tersebut.

Dari pihak pengelola menyebutkan, awalnya pihak pengelola ataupun pihak kemanan apartemen datang secara baik-baik ke unit kamar yang disebutkan terdapat bendera merah putih terpasang di balkon.

Pihak pengelola dan keamanan datang dengan mengetuk pintu dan diterima secara baik pula oleh penghuni unit kamar. Saat itu, bendera itu dasarankan agar dipasang di area taman Kalibata City agar lebih baik dan bisa mewakili semua penghuni unit kamar di Tower Damar.



"SOP-nya mungkin seperti itu kali yah, sehingga diimbau seperti itu. Bahkan (pengelola) membantu membukakan atau memindahkan bendera itu, dipersilakan dibuka. Setelah dibuka, bendera itu juga dipegang sama ibu itu sehingga di video itu juga kan benderanya masih di ibu itu," ujar Indra Jafar kepada SINDOnews, Kamis (16/8/2018) malam.



Menurut Indra, penghuni kamar sudah menyetujui untuk memindahkan bendera tersebut ke area taman sehingga pihak pengelola berterima kasih dan pergi ke area lobby. (Baca juga: Video Pencopotan Bendera di Kalibata City Viral, Begini Penjelasannya)

Namun mendadak, di area lobby datang penghuni kamar tersebut bersama seorang bapak-bapak dan terjadilah keributan seperti yang ada di video itu. Seolah-olah ada upaya paksa memasuki unit kamar penghuni tanpa izin dan membuka bendera tersebut.

"Jadi kata pengelola tidak benar seperti itu. Namun, itukan baru sepihak keterangan pengelola. Nah si ibu itu belum bisa ditemui sehingga kita belum bisa minta informasi dari yang bersangkutan," tuturnya.

Sejauh ini, papar Indra, belum ada laporan yang masuk terkait persoalan di video itu. Namun dengan viralnya video itu polisi tentu akan melakukan inisiatif untuk meminta keterangan dari kedua pihak sehingga bisa terang persoalannya dan bisa diluruskan seperti apa persoalan sebenarnya.

"Malam ini juga sedang ada pertemuan untuk mediasi menyelesaikan persoalan itu di sana (Apartemen Kalibata City)," pungkasnya.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak