alexametrics

Geng Motor Marak Lagi, Ojek Online Gelar Sweeping di Tangsel

loading...
Geng Motor Marak Lagi, Ojek Online Gelar Sweeping di Tangsel
Aksi kawanan begal geng motor seolah tidak pernah berhenti. Hal ini pun membuat cemas para driver ojek online yang mencari penumpang tengah malam. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
TANGERANG - Aksi kawanan begal geng motor seolah tidak pernah berhenti. Hal ini pun membuat cemas para driver ojek online yang ngalong atau mencari penumpang tengah malam.

Pimpinan Patroli TEKAB (Team Khusus Anti Begal) Ojek Online DPC Serpong, Eka Ramones berinisiatif melakukan sweeping di wilayah geng motor itu berkeliaran. Melalui pesan berantai jejaring sosial WhatsApp (WA) yang viral, Eka mengajak kepada para ojek online agar berkumpul melakukan sweeping pada malam ini.

"Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan stabilitas di wilayah kita, khususnya wilayah BSD-Bintaro-Serpong dan sekitarnya," tulis Eka, dalam WA, Minggu (17/6/2018).

Dilanjutkan dia, karena saat ini para begal motor dan gangster sudah mulai merajalela berkeliaran di wilayah Tangsel. Dia pun meminta, ojek online berhati-hati.



"Bagi yang ngalong, diharapkan agar berhati-hati. Khususnya di daerah-daerah yang sepi akan penerangan atau sepi penduduk," sambung Eka dalam WA-nya.

Dia pun menyatakan, TEKAB Ojek Online akan mengambil sikap atas maraknya begal dan geng motor itu dengan melakukan sweeping pada malam ini. "TEKAB akan mengadakan sweeping malam ini di wilayah Tangsel, khususnya daerah Bintaro. Dimohon bantuan rekan-rekan sudi bergabung," sambungnya.

Saat dihubungi lewat layanan WA, Eka membenarkan dirinya yang telah membuat pesan WA berantai itu agar menjadi perhatian bersama seluruh ojek online. "Ya, betul. Titik kumpul di Alam Sutera dan rutenya Pondok Aren-Graha Regency, Bintaro Plaza, dan bergabung dengan tim yang dari Bintaro, lalu berputar," tukasnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak