alexa snippet

Ini Penyebab PKL Kembali Serbu Tanah Abang

Ini Penyebab PKL Kembali Serbu Tanah Abang
Foto/SINDOphoto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Menjelang suci Ramadan, Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, kembali diserbu oleh para Pedagang Kaki Lima (PKL).

Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede mengatakan, setiap hari minimal ada 400.000 penumpang kereta api keluar dari Stasiun Tanah Abang. Banyaknya penumpang tersebut tentu memicu pedagang kaki lima untuk datang dan mencari rezeki di tempat tersebut.

"Setiap hari Pemkot Jakpus menyiagakan 300 personel Satpol PP di sekitar Tanah Abang. Tapi tidak sebanding dengan banyaknya pengunjung dan PKL yang ada di wilayah tersebut," ujar Mangara kepada wartawan, Kamis, 18 Mei 2017, kemarin.

Mangara melanjutkan, Tanah Abang semrawut lagi lantaran menjelang puasa banyak yang datang berbelanja. Namun, saat ini kondisinya jauh  berbeda sebelum Jokowi menjabat jadi Gubernur DKI Jakarta.

"Semrawutnya ini berbeda dari 2012 dulu ya, sebelum ditata oleh Pak Jokowi," kata Mangara.  Dia menjelaskan, salah satu solusi untuk memecah kepadatan penumpang di Stasiun Tanah Abang adalah pembangunan jembatan penghubung (skybridge) antara stasiun dan Blok G Tanah Abang.

Jembatan penghubung itu nantinya juga bisa digunakan untuk berjualan PKL supaya tidak mengokupasi badan jalan.
(whb)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top