alexa snippet

Tak Miliki Rencana Matang, Taman Kalijodo Masih Terbengkalai

Tak Miliki Rencana Matang, Taman Kalijodo Masih Terbengkalai
Penataan kawasan Kalijodo menjadi RTH belum terealisasi. (Ilustrasi/dok. Sindophoto)
A+ A-
JAKARTA - Penataan kawasan Kalijodo menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) belum terealisasi. Karena, pembangunan taman tersebut masih menunggu pengembang yang siap membangunya.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Pandapotan Sinaga mengatakan, penataan kawasan Kalijodo merupakan salah satu bukti nyata dari kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang tidak memiliki perencanaan. Untuk itu, sangat wajar bila pembangunan taman tidak langsung dilakukan pasca pembongkaran dilakukan akhir bulan lalu.

"Kalau sudah ada perencanaan pastinya pembangunan taman sudah terlihat. Ini designya saja kami dengar baru dilakukan oleh Dinas Pertamanan dan Pemakaman," kata Padapotan Sinaga saat dihubungi, Kamis 17 Maret 2016. (Baca: Pemprov DKI Siapkan Fasilitas Lengkap di Taman Kalijodo)

Pandapotan menjelaskan, dalam pembahasan Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2016, penataan kawasan Kalijodo memang tidak dimasukkan. Namun, apabila menunggu di anggaran perubahan, tentunya penataan Kalijodo terbengkkalai dalam waktu yang cukup lama.

Untuk itu, lanjut Pandapotan, DPRD DKI Jakarta sepakat, bila memang harus menggunakan kewajiban pengembang yang belum menyerahkan fasilitas sosial dan fasilitas umumnya. Terpenting, kata dia, anggaran pembangunan sesuai dengan kewajibanya.

"Kalau memang pengembang tentukan siapa? Bagaimana kerja samanya? Kalau murni CSR, transparansinya harus dibuka," pinta politikus PDIP ini.

Sambil menunggu pengembang tersebut, Pandapotan meminta agar Pemprov DKI tidak membiarkan lahan bekas pembongkaran didiamkan begitu saja. Sebab, kalau dibiarkan, dampak sosialnya pasti ada.

"Kami berharap segera ada pengembang untuk membangun. Kalau tidak, pasti akan ada oknum yang memanfaatkan," pungkasnya. (Baca: Pemprov DKI Akan Konteskan Desain Taman Kalijodo)



(mhd)
loading gif
Top