alexa snippet

Soal Bentrok di Pasar Gembrong, Ahok Minta Polisi Turun Tangan

Soal Bentrok di Pasar Gembrong, Ahok Minta Polisi Turun Tangan
Ahok meminta kepolisian menyelesaikan kasus bentrokan antara warga dengan ormas di Pasar Gembrong, Jaktim. (Ilustrasi/Sindophoto)
A+ A-
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyerahkan bentrokan organisasi masyarakat (ormas) yang pecah di Pasar Gembrong, Jakarta Timur kepada kepolisian.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu sore tersebut mengakibatkan beberapa orang luka-luka dan satu motor dibakar. (Baca: Bentrokan di Pasar Gembrong, Satu Motor Dibakar)

"Nanti polisi lah, kami sudah minta polisi atasi," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2015). (Baca juga: Polisi Kantongi Identitas Pemilik Motor yang Dibakar)

Sebelumnya, bentrokan antar massa terjadi di Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur, hari ini. Kapolsek Jatinegara Kompol Suwanda menjelaskan bentrokan terjadi antar ormas Front Betawi Rempug (FBR) melawan warga sekitar Pasar Gembrong.

Suwanda menjelaskan bentrokan berawal ketika ormas FBR datang dari arah Kampung Melayu menuju Cakung sekira pukul 13.30 WIB, Sabtu 8 Agustus 2015.

"Namun, ketika masuk wilayah Pasar Gembrong, FBR terpicu ketika melihat ada seseorang yang menggunakan atribut ormas lain lalu memburu orang itu yang lari masuk ke gang. Nah ketika di gang orang itu meminta bantuan warga," kata Suwanda.

Bentrokan terjadi, Ormas FBR yang berjumlah sekitar 30 orang itu mengacak-acak hingga menimbulkan bentrokan yang membuat beberapa warga luka. Akhirnya, warga yang kesal menyerang balik dan menyebabkan FBR lari.

Disaat itu, satu motor mio milik anggota FBR dibakar warga, serta dua lainnya diamankan di Polsek Jatinegara sebelum ormas tersebut melarikan diri.

PILIHAN:

Tabrak Tiang Monorel, Sopir Taksi Tewas


Usai Kampung Pulo, Kampung Ini Akan Digusur Pemprov DKI




(ysw)
views: 3.610
loading gif
Top