DPR Dukung Polres Jakpus Bubarkan Konser Berdendang Bergoyang

Senin, 31 Oktober 2022 - 15:18 WIB
loading...
DPR Dukung Polres Jakpus Bubarkan Konser Berdendang Bergoyang
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Komisi III DPR mendukung langkah Polres Jakarta Pusat yang menghentikan konser Berdendang Bergoyang dikarenakan kapasitas penonton melebihi aturan. Pengunjung konser musik tersebut tembus 21.000 orang, sementara kapasitas Istora hanya 10.000.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengatakan, jika dibiarkan over kapasitas penonton konser tersebut bisa berakibat fatal. Bahkan berpotensi menyebabkan banyak orang meregang nyawa.

“Langkah polisi untuk membubarkan saya rasa sudah tepat dan antisipatif. Over kapasitas dalam suatu acara itu tidak bisa dianggap sepele. Jika dibiarkan pasti akan ada banyak korban berjatuhan karena sesak kekurangan nafas, seperti yang baru-baru terjadi di Korea Selatan. Jadi ini persoalan serius, nyawa manusia taruhannya,” kata Sahroni kepada wartawan, Senin (31/10/2022).

Menurut politisi Partai Nasdem ini, pihak panitia harus mempertanggungjawabkan hal ini kepada para penonton dan juga penegak hukum. Baca: Polisi Ungkap Alasan Konser Berdendang Bergoyang Disetop, Kapasitas 10 Ribu Diisi 21 Ribu Orang

Pasalnya, polisi sudah mengimbau sebelumnya untuk membatasi jumlah penonton dan hanya boleh membuka 3 dari 5 panggung namun hal tersebut dilanggar oleh panitia.

“Panitia harus ikuti aturan main yang berlaku. Pihak berwajib pasti sudah mempertimbangkan aspek risiko dan keselamatan dalam memberikan rekomendasi tersebut. Jangan karena rakus ingin ambil semua, aturan jadi kalian langgar,” ujarnya.

Sahroni juga meminta agar polisi mengusut faktor-faktor kelalaian yang dilakukan oleh panitia. Sehingga hal ini juga menjadi pelajaran bagi penyelenggara lainnya agar taat aturan.

“Selain bertanggung jawab kepada penonton, saya minta polisi juga mengusut faktor-faktor kelalaian yang dilakukan panitia. Karena ini juga jadi pelajaran bagi penyelenggara lainnya untuk memperhatikan aturan. Kita hanya tidak ingin hal-hal buruk terjadi,” ucapnya.

(hab)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3521 seconds (11.252#12.26)