Aksi Menghukum Sopir Truk Viral, Anggota DPRD Depok: Saya Minta Maaf, Itu Didasari Laporan Warga

Sabtu, 24 September 2022 - 06:30 WIB
loading...
Aksi Menghukum Sopir Truk Viral, Anggota DPRD Depok: Saya Minta Maaf, Itu Didasari Laporan Warga
Anggota DPRD Kota Depok Tajudin Tabri meminta maaf atas aksinya menghukum sopir truk.Foto/Tangkapan Layar/IG @infodepok_id
A A A
DEPOK - Anggota DPRD Kota Depok Tajudin Tabri memberikan penjelasan terkait aksinya yang menghukum sopir truk dengan push up sembari menginjaknya. Aksinya ini dilakukan karena kesal kerap mendapat laporan dari warga ulah sopir truk sering melintas di lokasi hingga menyebabkan kemacetan panjang.

Aksi yang dilakukan Tajudin ini viral di media sosial setelah diunggah akun @infodepok_id. Hukuman yang dilakukan Tajudin di Jalan Krukut, Kelurahan Limo, Kota Depok ini mendapat keceman dari netizen.

Tajudin mengaku kesal dengan sopir truk yang sudah lebih dari satu kali melintas di lokasi dan nyangkut di pipa gas hingga menyebabkan kemacetan panjang. “Kenapa demikian (saya marah), karena ini kejadian sudah yang ketiga kali. Ketika kejadian kedua saya juga turun (ke lokasi),” kata Tajudin, Jumat (23/9/2022).

Dia merasa perlu bersikap tegas karena sebagai rasa tanggung jawabnya sebagai anggota dewan. Karena warga sekitar juga sudah merasa resah dengan truk yang sudah berkali-kali lewat. Baca: Dihujat! Oknum DPRD Depok Injak dan Minta Sopir Truk Guling-guling di Jalan

“Pada kejadian saya ada grup WA (warga), nah di situ warga sampai bilang ini kerjaan dewan ngapain saja, sampai kejadian dua kali. Padahal ini kan bukan tupoksi saya. Tapi karena saya juga merasa terusik, akhirnya saya turun dan diperbaiki lah dengan surat pernyataan mereka (sopir truk) tidak akan mengulangi lagi,” katanya.

Peristiwa truk nyangkut portal ini sudah tiga kali terjadi. Kebetulan siang tadi (kemarin), Tajudin baru dinas dari Tangerang Selatan dan dihubungi warga yang melaporkan adanya truk nyangkut lagi di lokasi. Warga tidak ada yang berani menegur sopir.

“Akhirnya saya spontan pada kejadian yang ketiga ini, saya memuncak emosinya. Tapi saya mohon maaf tadi sudah ketemu juga dengan pihak tol, mediasi. Sekali lagi saya didasari pada kejadian yang berulang-ulang, kalau baru sekali saya enggak akan seperti itu,” ujarnya.

Dia mengaku aksinya tersebut karena desakan warga dan bukan karena dirinya arogan. “Iya, kalau bukan desakan warga saya enggak tahu. Ini kan saya ditelpon masyarakat, katanya Pak Dewan ini lewat lagi (truknya),” ujarnya.

Dia pun membantah kakinya sampai menginjak kepala sopir truk tersebut. “Saya emosi bang. Tapi itu enggak diinjak bang, baru gini (mengangkat kaki). Tapi saya suruh guling dan push up, maksudnya untuk efek jera saja. Tapi kalau memang menurut masyarakat saya yang sudah viral itu, saya mohon maaf. Itu didasari dorongan masyarakat agar saya ada tindakan terhadap sopir-sopir yang tidak mengindahkan itu (pipa gas),” ucapnya.
(hab)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1715 seconds (11.210#12.26)