Tekan Penularan HIV, Pemkot Bekasi Sediakan 16.560 Kondom

Jum'at, 16 September 2022 - 19:03 WIB
loading...
Tekan Penularan HIV, Pemkot Bekasi Sediakan 16.560 Kondom
Dinkes Kota Bekasi menyediakan 16.560 buah kondom untuk mencegah penularan paparan HIV di wilayah hukumnya. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyediakan 16.560 buah kondom untuk mencegah penularan HIV di wilayah hukumnya. Alokasi kondom ini juga diperuntukkan bagi layanan perawatan dukungan pengobatan (PDP) HIV.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati menjelaskan, belasan ribu kondom ini akan disebar di rumah sakit yang melayani pengobatan HIV. Alat kontrasepsi ini akan didistribusikan khususnya kepada pasangan diskordan HIV (pasangan salah satunya penderita HIV). Baca juga: Kemenkes Bagikan 425.808 Kondom Cegah Penularan HIV/AIDS di Jabar

"Adapun tujuan pemberian kondom kepada pasangan Diskordan HIV tersebut sebagai pencegahan penularan HIV pada pasangan dikordan untuk memutuskan rantai penularan HIV," kata Tanti dalam keterangannya, Jumat (16/9/2022).

Tanti menambahkan, pemakaian kondom ini dinilai mampu mengurangi risiko penularan virus HIV hingga 95 persen. Adapun dijelaskan juga, orang dalam kondisi baik dapat berhubungan seks tanpa menggunakan kondom.



"Pemakaiannya mampu mengurangi risiko penularan virus HIV hingga 95 persen," kata dia..

Meski demikian, Tanti tetap mengimbau masyarakat waspada meski menggunakan kondom dalam berhubungan. Hal ini berkaitan dengan bisa salahnya penggunaan kondom atau terjadinya kebocoran kondom terhadap salah penyimpanan atau penggunaan.

Dalam kesempatannya, dia juga menjelaskan Pemkot Bekasi berhasil mendeteksi sebanyak 554 warga yang menjadi penderita HIV baru di Kota Bekasi. Jumlah ini terhitung sejak Januari-Agustus 2022.

Secara rinci jumlah penderita pada tahun ini didominasi dengan jumlah penderita pria sebanyak 431 jiwa dan perempuan sebanyak 123 jiwa. Baca juga: Ini Bedanya HIV dan AIDS
(mhd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1937 seconds (11.97#12.26)