alexametrics

3 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Kemiri Ditutup 3 Hari

loading...
3 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Kemiri Ditutup 3 Hari
Anggota Satpol PP tengah menjaga Pasar Kemiri, Jakarta Barat, yang ditutup pemerintah setempat akibat 3 pedagangnya positif Covid-19. Foto: Yan Yusuf/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat resmi menutup pasar rakyat, Pasar Kemiri, Rabu (1/7/2020). Penutupan itu merupakan buntut dari dua orang yang terkonfirmasi positif virus Corona atau Covid-19.

Lurah Kembangan Utara, Rudi Hariyanto menerangkan penutupan itu dilakukan setelah pihaknya menemukan satu pedagang yang positif setelah swab test dilakukan di kawasan itu.

"Dan kenapa ada swab, karena sebelumnya ada pedagang yang positif. Jadi ada dua pedagang yang positif," kata Rudi dikonfirmasi. (Baca juga: Belasan Buruh di Bekasi Jadi Klaster Baru Covid-19)



Kini dua pedagang yang diketahui berjualan ikan itu telah diisolasi di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. (Baca juga: 5 Pedagang Pasar Sunter Podomoro Reaktif COVID-19)

Rudi melanjutkan, pihaknya sengaja menutup, lantaran ingin memutus cluster baru Covid-19 di pasar itu. Pihaknya menutup pasar untuk melakukan penyemprotan disinfektan dalam tiga hari kedepan. "Insya Allah hari sabtu bisa berdagang kembali," tuturnya.

Selama penutupan Pasar Kemiri, lanjut Rudi, pihaknya telah meminta petugas Satpol PP untuk berjaga di lokasi. Pengawasan setiap hari dilakukan untuk penyebaran Covid terputus, sehingga tak ada lagi warga yang terkena virus tersebut.

Manpol Kecamatan Kembangan, S Ringgo menambahkan, pihaknya setiap hari melakukan pengawasan kepada pedagang di Pasar Kemiri, termasuk PKL. "Ada 10. Dan kita bikin posko di sini, posko penanganan Covid-19. 24 jam kita jaga jangan sampai ada yang buka," katanya.

Ringgo melanjutkan dalam penutupan ini, pihaknya tak mendapatkan perlawanan. Lantaran sosialisasi telah dilakukan petugas di kawasan itu. "Nanti kita semprotkan di jam 1," tutupnya. (Baca juga: Era New Normal, Pemkot Gorontalo Membuat Kawasan Tertib Protokol Kesehatan)
(mhd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak