alexametrics

Di Tengah Pandemi Corona, PAD PBB Kota Bekasi Capai 62,33%

loading...
Di Tengah Pandemi Corona, PAD PBB Kota Bekasi Capai 62,33%
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tengah menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Target hingga akhir tahun ini adalah mencapai Rp350 miliar.

Kabar baiknya, realisasi PBB hingga pertengahan tahun ini telah mencapai Rp218,1 miliar atau setara dengan 62,33 persen. Sebab, Kota Bekasi di masa Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) atau transisi new normal ini terus melakukan upaya peningkatan PAD dari sektor tersebut.

"Ada kenaikan signifikan di masa new normal ini terutama capain PAD di sektor PBB," ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Aan Suhanda, Selasa (30/6/2020). (Baca juga: Pemerintah Masih Punya Utang ke Jasa Marga Rp5,02 Triliun)



Menurut dia, pada tahun lalu, hingga di pertengah tahun 2019, realisasi pajak yang tercapai hanya diangka Rp153,7 miliar. Artinya ada kenaikan signifikan meski saat ini dalam keadaan Pandemi-Covid. "Kenaikannya sebesar Rp64,4 miliar atau 41,89 persen, ini cukup menggembirakan bagi Bekasi," katanya. (Baca juga: Memilukan, Petani Karet Nekat Jualan Sabu Saat Pandemi COVID-19)

Aan menjelaskan, kanaikan itu karena adanya kebijakan relaksasi pajak daerah akibat dampak Covid-19. Karena pemerintah memberikan keringanan berupa pengurangan pokok pajak PBB Tahun 2020 dan pembebasan sanksi denda. Dengan demikian, dia berharap masyarakat dapat memanfaatkan sisa waktu pemberian relaksasi pajak ini.

"Untuk pengurangan pokok pajak PBB 2020 sebesar 10 persen waktunya tinggal hari ini. Selanjutnya pembayaran Juli dan Agustus 2020 juga dapat pengurangan pokok pajak PBB, tapi hanya sebesar 5 persen," ungkapnya. (Baca juga:Heboh Isu Reshuffle, Ini Jejak Bongkar Pasang Menteri Era Jokowi)

Untuk memudahkan masyarakat melakukan kewajiban pembayaran PBB, Kota Bekasi kerja sama dengan bank dan perusahaan ritel. (Baca juga: Pegowes Mau Dipungut Pajak, Pengusaha Sepeda: Itu Konyol!)
(mhd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak