Terbakar Cemburu, Pria Ini Cekik Kekasihnya hingga Tewas

Rabu, 06 Juli 2022 - 13:18 WIB
loading...
Terbakar Cemburu, Pria Ini Cekik Kekasihnya hingga Tewas
Polisi menangkap pembunuh Imelga yang mayatnya ditemukan di Kali Krukut. Foto: SINDOnews/R Ratna Purnama
A A A
DEPOK - Terbakar cemburu , seorang pria berinisial FR (27) mencekik kekasihnya, Imelga (22), hingga tewas . Sempat kabur ke Brebes, pelaku ditangkap polisi dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

FR ditangkap oleh Satuan Reserse dan Kriminal Polres Depok di Brebes, Jawa Tengah, Senin 4 Juli 2022. Motif pembunuhan karena pelaku cemburu terhadap korban. Sebab, korban menerima pesan singkat dari pria lain. Baca juga: Geger, Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Kali PIK

"Awal terjadinya cekcok mulut dan pembunuhan itu adalah masalah chat dari HP seorang laki-laki kepada si perempuan, si korban ini ada kata-kata 'sayang kamu di mana'. Nah kebetulan terbaca oleh si pelaku kemudian memaksa korban untuk menghubungi si pelaku, begitu HP ini nyambung si laki-laki ini mematikan HP tersebut, di situlah terjadi cekcok mulut," papar Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar, Rabu (6/7/2022).

Korban sempat diminta untuk menghubungi pria yang mengirim pesan. Tapi pelaku malah tersulut cemburu. "Mereka ini ngobrol di balai-balai. Ketika cekcok, pelaku mencekik leher korban pakai sarung," ujarnya.



Pembunuhan tersebut dilakukan Rabu 29 Juni 2022 pukul 23.40 WIB. setelah itu pelaku membuang mayat korban ke kali. “Jasadnya dibuang ke kali. Dan ditemukan di Jagakarsa,” ujarnya.

Seusai membunuh, FR melarikan diri ke Brebes. Pelaku sempat ke Sukabumi untuk menitipkan motor korban pada temannya. Baca juga: Penemuan Mayat Perempuan di Kali Ciliwung Gegerkan Warga Srengseng Sawah

"Setelah melakukan pembunuhan yang bersangkutan membawa motor korban kemudian lari ke Brebes. Yang diambil hanya motor korban yang diamankan sementara di rumah temannya, tapi perhiasan HP tas itu dibuang ke sungai,” kata Kapolres.

Atas perbuatannya, FR dijerat Pasal 338 atau 340 KUHP tentang pembunuhan. Ancaman hukuman 15 tahun penjara. R Ratna Purnama
(mhd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2459 seconds (10.55#12.26)