Beredar Info Tol Becakayu di Bekasi Ambles, Ini Faktanya

Selasa, 14 Juni 2022 - 14:00 WIB
loading...
Beredar Info Tol Becakayu di Bekasi Ambles, Ini Faktanya
Pemasangan box girder Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Jembatan Antilope, Pondok Gede, Kota Bekasi. Foto/MPI/Jonatahn Simanjuntak
A A A
BEKASI - Beredar kabar di media sosial mengenai Tol Becakayu di Kota Bekasi katanya ambles. Kabar tersebut setelah dicek faktanya informasi itu tidak benar alias hoax. Namun, yang sebenarnya ada pemasangan box girder Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Pemasangan itu tepat di atas Jembatan Antilope, Pondok Gede, Kota Bekasi membuat pemotor waswas. Pasalnya jarak antara aspal lintasan dan box girder sangat rendah. Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pemotor bahkan terlihat menundukkan kepalanya.

Hal ini untuk menghindari adanya benturan kepala dengan box girder yang terpasang. Sementara, jalur ini juga masih bisa dilewati kendaraan beroda empat. Hanya saja, ukuran kendaraan beroda empat juga harus di bawah tinggi 1,7 meter.

Kendaraan beroda empat yang dapat lewat pun hanya menyisakan sedikit jarak antara bagian atas mobil dan box girder. Oleh karenanya, kendaraan-kendaraan berkategori besar sudah tidak dapat melintasi jembatan ini. Baca juga: Lewati Jembatan Antilope, Pemotor Waswas hingga Nunduk

Belum ada tanda-tanda penutupan akses Jembatan Antilope hingga saat ini. Pasalnya, pada pagi hari ini, petugas yang berada di lokasi baru saja memasang jalur pemisah antara roda dua dan roda empat.

General Manager Corporate Secretary PT KCIC, Rahadian Ratry mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi pada warga beberapa kali. Adapun kesepakatan atau pertemuan terakhir dilakukan pada 10 Juni 2022 silam.

“Tetap dioperasionalkannya jembatan ini secara terbatas sesuai dengan aspirasi dari masyarakat untuk dapat memanfaatkan jembatan untuk beraktivitas,” katanya. Baca juga: Ada Pemasangan Box Girder Kereta Cepat, Warga Tetap Nekat Lewati Jembatan Antilope

Pada prinsipnya, warga sangat menyepakati sistem pengaturan lalu lintas dengan tetap memanfaatkan jembatan Antilope eksisting, dan proses pembangunan Proyek KCJB dapat berlanjut,” sambungnya.

Menurutnya, kondisi seperti ini akan berlangsung hingga nantinya warga memiliki akses jembatan baru untuk menyebrangi jembatan tersebut. Jembatan baru itu sendiri rencananya bakal rampung pada 10 Agustus 2022 mendatang.

“Jika jembatan baru sudah selesai maka arus lalu lintas kendaraan akan dialihkan sepenuhnya ke jembatan baru. Setelah jembatan baru seluruhnya rampung, jembatan lama akan dibongkar,” jelasnya.
(ams)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1904 seconds (11.97#12.26)