Kasus Kucing Maine Coon Disiram Air Panas di Bogor, Begini Kata Polisi

Rabu, 26 Januari 2022 - 18:26 WIB
loading...
Kasus Kucing Maine Coon Disiram Air Panas di Bogor, Begini Kata Polisi
Seekor kucing jenis maine coon milik warga Kabupaten Bogor, diduga mengalami penganiayaan dengan disiram air panas. Foto: IG
A A A
BOGOR - Seekor kucing milik warga Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor , diduga mengalami penganiayaan dengan disiram air panas . Kasus tersebut viral setelah pemilik menggunggah cerita yang dialami kucingnya di media sosial Instagram.

Dalam postingannya dengan akun Instagram @rionaldirb mengunggah foto seekor kucing jenis maine coon dengan luka bakar di bagian punggung. Kucing peliharaannya itu ditulisnya telah disiram air panas oleh tetangganya sendiri dengan inisial BS. Baca juga: Si Elang Kucing, Pesawat Listrik Pertama yang Bisa Mengudara dan Mendarat Vertikal

Pemilik mengaku telah melaporkan kasus ini ke Polsek Cijeruk pada 26 November 2021. Hanya saja, belum mendapat titik terang dari kasus tersebut.

Kapolsek Cijeruk Kompol Sumijo membenarkan jika pihaknya sudah menerima laporan dugaan penganiayaan hewan tersebut. Kucing milik pelapor diduga disiram dengan air panas oleh tetangganya.

"Sedang ditangani, sedang dilakukan pemeriksaan. Jadi sampai saat ini masih dalam penyelidikan siapa yang diduga sebagai pelaku dan unsur-unsurnya seperti apa, itu masih dilakukan pemeriksaan," kata Sumijo kepada MNC Portal, Rabu (26/1/2022).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap terlapor berinisial RB, peristiwa dugaan penganiayaan itu terjadi ketika sedang memasak air panas untuk menyeduh kopi. Ketika melihat ada hewan di plafon, spontan RB menyiram air panas yang direbusnya.



"Spontan dia siramkan (air panas). Tapi tidak mengetahui itu kucing atau apa," tambahnya.

Sumijo mengatakan, kasus ini belum naik ke penyidikan lantaran harus ada unsur yang dipenuhi terlebih dahulu. Sebab, dalam Pasal 302 KUHP tentang Penganiayaan Hewan terlapor baru bisa disebut bersalah jika ada unsur kesengajaan.

"Kemudian itu masuk kategori tindak pidana ringan," sambungnya.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2571 seconds (10.101#12.26)