Akhir Pekan, Kota Bogor Kembali Terapkan Ganjil Genap

Sabtu, 22 Januari 2022 - 04:12 WIB
loading...
Akhir Pekan, Kota Bogor Kembali Terapkan Ganjil Genap
Satgas Covid-19 Kota Bogor kembali menerapkan sistem ganjil genap di beberapa ruas jalan akhir pekan ini. Ini bertujuan untuk membatasi mobilitas masyarakat. Foto/Ist
A A A
BOGOR - Satgas Covid-19 Kota Bogor kembali menerapkan sistem ganjil genap di beberapa ruas jalan pada akhir pekan ini. Penerapan tersebut bertujuan untuk membatasi mobilitas masyarakat.

Baca juga: Tekan Mobilitas Masyarakat, Dishub DKI Ingin Ganjil Genap Dipertahankan

"Sabtu-Minggu ini kami akan memberlakukan ganjil genap untuk mengurangi kepadatan maupun kerumunan menuju tempat wisata," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan, Jumat (21/1/2022) malam.

Baca juga: Omicron Naik, DPRD DKI Minta Ganjil Genap Dihentikan Sementara

Untuk penerapan sistem ganjil genap itu pada dasarnya masih sama dengan sebelumnya. Hanya saja, terkait check point ada penambahan dua titik yakni di Simpang Denpom dan Pos Terpadu Zebaot.





"Ada penambahan check point yang tadinya hanya 6 titik menjadi 8 titik," ucap Susatyo.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan menyiapkan rekayasa lalu lintas lainnya dengan menutup ruas jalan Sistem Satu Arah (SSA) dan Jalan Pajajaran mulai pukul 22.00 WIB. Rekayasa tersebut sedianya diterapkan secara situasional tergantung situasi di lapangan.

"Jalan Pajajaran dan SSA mulai kami lakukan penutupan karena menjadi cross antar kecamatan. Ini situasional, bila terlihat tidak terlalu banyak kerumunan di pusat kota, maka pembatasan mobilitas malam hari kami hentikan," jelasnya.

Di samping itu, kata dia, Kota Bogor masuk dalam aturan PPKM Level 2. Diharapkan masyarakat untuk kembali menyesuaikan aturan lada level tersebut.

"Sehingga setelah beberapa saat kemarin Kota Bogor pada level 1 dengan berbagai kelonggaran, saat ini kami perlu membiasakan kembali mengurangi mobilitas dan menjahui kerumunan," tutup Susatyo.
(maf)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1818 seconds (10.101#12.26)