Hari Ini Polisi Periksa Petinggi Pemuda Pancasila Terkait Pengeroyokan AKBP Dermawan Karosekali

Senin, 13 Desember 2021 - 09:10 WIB
loading...
Hari Ini Polisi Periksa Petinggi Pemuda Pancasila Terkait Pengeroyokan AKBP Dermawan Karosekali
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan.Foto/MPI/Dok
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya hari ini akan memanggil sejumlah petinggi organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila terkait pengeroyokan terhadap AKBP Dermawan Karosekali. Pengeroyokan terjadi di depan Gedung DPR RI yang dilakukan sejumlah anggota Pemuda Pancasila beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, sejumlah petinggi Pemuda Pancasila yang akan diperiksa yakni Sekjen Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Arif Rahman, dan Ketua MPC Pemuda Pancasila Jakarta Timur Norman Silitonga.

"Iya benar, hari ini mereka diperiksa," ungkap Kombes Zulpan saat dihubungi MNC Portal, Senin (13/12/2021). Menurut dia, pemeriksaan berkaitan kasus demonstrasi yang berakhir pada pengeroyokan pada Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali yang terjadi pada 25 November 2021.

Selain itu pada demo tersebut ada sejumlah orang yang ditangkap karena terbukti membawa sejumlah senjata tajam. Baca: 15 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan Polisi

Dari sebanyak 21 anggota Pemuda Pancasila tersebut, yang telah ditetapkan sebagai tersangka 15 anggota Pemuda Pancasila sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam. Sedangkan 6 anggota Pemuda Pancasila sebagai tersangka pengeroyokan Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali.

Akibat penyerangan itu, Karosekali mengalami luka serius di bagian kepala dan harus menjalani perawatan di rumah sakit Polri. Sejauh ini, aparat kepolisian menahan dan menjadikan tersangka 21 anggota ormas PP dalam kasus tersebut.

Pihak kepolisian juga menyita senjata tajam dari mereka yang ditangkap. Koordinator aksi demonstrasi juga akan dimintai pertanggungjawaban atas aksi beberapa anggota PP.
(hab)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1429 seconds (10.177#12.26)