Pelaku Pelecehan Anak Laki-laki di Jagakarsa Berprofesi sebagai Guru Kursus

Rabu, 17 November 2021 - 08:02 WIB
loading...
Pelaku Pelecehan Anak Laki-laki di Jagakarsa Berprofesi sebagai Guru Kursus
Seorang pelaku pencabulan 15 anak laki-laki di bawah umur merupakan seorang guru kursus yang juga lulusan Sarjana (S2). Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Seorang pelaku pencabulan 15 anak laki-laki di bawah umur merupakan seorang guru kursus yang juga lulusanMagister (S2). Sekadar diketahui, terduga pelaku pencabulan sempat diamuk warga Jalan Camat Gabun 1, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang kesal dengan ulah pria berinisial F itu.

"Namanya kelainan seks, itu tak berlaku meski latar pendidikan dia itu S2. Dia sendiri seorang pendatang," ujar Ketua RW 08 Raden Taufik kepada wartawan, Rabu (17/11/2021). Baca juga:Polisi Periksa Terduga Pelaku dan Saksi Pencabulan 15 Bocah Laki-laki di Jagakarsa

Menurutnya, F merupakan seorang pendatang yang telah tinggal cukup lama di wilayah Jalan Camat Gabun 1, RW 08, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tersebut. Bahkan, F sudah tercatat sebagai warga Jalan Camat Gabun 1, RT 07/08 meski dia tak tahu pasti aktivitas sehari-harinya lantaran tempat tinggal F dengannya berbeda RT.



Meski begitu, tambahnya, dari keterangan warganya, F diketahui merupakan lulusan S2 yang kerap mengajar kursus atau guru kursus. F menjadi guru kursus di sebuah lembaga pendidikan yang ada di bilangan Jakarta.

Adapun aksi pengepungan warga di rumah F terjadi lantaran warga merasa geram dengan ulah pelaku yang mencabuli belasan anak di bawah umur. Warga yang semakin emosi pun menerobos masuk ke rumah pelaku dan menghajarnya hingga babak belur. Baca juga: Pelaku Pencabulan Belasan Anak laki-laki Imingi Korban Pakai Voucher Game Online



"Babak belur namanya dihajar warga, saya saja yang jagain sempat kena pukul karena pegangi pelaku. Itu kan kalau pelaku tak dijagain atau diamanin, enggak tahu deh bakal seperti apa nasibnya, mana pukulan warga kencang-kencang," katanya.
(mhd)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1615 seconds (10.177#12.26)