alexametrics

Tenggelam di Danau Bekas Galian, Remaja 17 Ditemukan Meninggal

loading...
Tenggelam di Danau Bekas Galian, Remaja 17 Ditemukan Meninggal
Tim SAR gabungan berhasil temukan remaja yang tenggelam di danau bekas galian pasir. Foto: Hasan Kurniawan/SINDOnews
A+ A-
TANGERANG - Remaja bernama Muhamad Ramadan (17) alias Ama yang sebelumnya diberitakan tenggelat di danau bekas galian pasir ditemukan meninggal dunia. Ama ditemukan pada Rabu 3 Juni 2020 sore dalam radius 10 meter dari lokasi kejadian.

Tim SAR gabungan yang berada di lokasi kejadian langsung melakukan evakuasi terhadap korban dan membawanya langsung menuju rumah duka. (Baca juga: Lelah Berenang di Bekas Galian C Kampung Pulo, Remaja Tenggelam)

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta Hendra Sudirman mengatakan, Ama ditemukan berkat kerja sama tim SAR gabungan yang terus melakukan pencarian.

"Personel SAR gabungan sempat menemukan kesulitan, ketika tim rescue melakukan penyelaman di area kejadian karena pandangan yang terbatas," kata Hendra lewat pesan elektroniknya, Kamis (4/6/2020).



Dijelaskan dia, akibat pandangan yang sangat terbatas itu, pihaknya sempat tidak bisa melakukan pengamatan visual secara jelas (zero visibility) di lokasi korban tenggelam.

"Sebelumnya, tim SAR gabungan melanjutkan pencarian hari kedua terhadap korban pada pukul 07.00 WIB pagi tadi dengan membagi area pencarian menjadi tiga. Pertama dengan cara melakukan penyelaman," sambungnya.



Kemudian, tim juga melakukan penyisiran di sekitar danau galian pasir menggunakan perahu karet (rubber boat), dan melakukan pengamatan secara visual melalui jalur darat dengan cara mengelilingi danau galian pasir.

"Alhamdullilah, akhirnya korban berhasil kita temukan. Meski dalam keadaan meninggal dunia. Kami mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban atas musibah yang dialaminya," pungkasnya.
(mhd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak