29.673 Orang Tes PCR, 3.567 Positif Covid-19 dan 12.947 Negatif

loading...
29.673 Orang Tes PCR, 3.567 Positif Covid-19 dan 12.947 Negatif
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta , Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 29.673 spesimen.

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 23.802 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 3.567 positif dan 20.235 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 13.945 orang dites, dengan hasil 998 positif dan 12.947 negatif," kata Dwi di Jakarta, Selasa (27/7/2021). Baca juga: Jual Surat PCR Palsu Rp700 Ribu, Agen Tiket Pesawat Diciduk Polisi

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 198.809 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 492.143 per sejuta penduduk," terangnya.



Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 11.186 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 40.809 (orang yang masih dirawat/ isolasi).

Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 798.502 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR. Baca juga: Kasus Surat Swab PCR Palsu di Bandara Halim, Satu Tersangka Oknum Pegawai Maskapai

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 746.087 dengan tingkat kesembuhan 93,4%, dan total 11.606 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 20,6%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,2%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.
(mhd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top