Baru 1% Warga Kota Tangsel Diberi Vaksin Covid-19

loading...
Baru 1% Warga Kota Tangsel Diberi Vaksin Covid-19
Pemkot Tangsel mencatat baru 1% warga Kota Tangsel yang telah diberikan vaksin Covid-19.Foto/SINDOnews/Hasan Kurniawan
TANGERANG - Proses pemberian vaksin covid-19 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), telah memasuki tahap kedua. Pemkot Tangsel mencatat baru 1% warga Kota Tangsel yang telah diberikan vaksin Covid-19.

Sebanyak 9.000 tenaga medis dan 25.000 pelayan publik pun telah disuntik vaksin untuk menekan laju Covid-19. Saat ini, proses vaksinasi terhadap 25.000 pelayan publik itu masih terus bergulir dan dijadwalkan akan selesai hingga 10 hari yang akan datang.

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kota Tangsel, Tulus Muladiyono mengatakan, hingga hari ini baru sekira 1% warga Tangsel yang disuntik vaksin Covid-19. Masih ada sekira 70% lagi masyarakat Tangsel yang belum disuntik vaksin.

"Ini ada dua konten yang sangat terpengaruh satu sama lain. Vaksinasi ini untuk menurunkan angka penularan. Artinya kalau vaksinasi ini bisa dipopulasi 70%, sesuai target WHO dan kementerian kesehatan, kalau bisa lebih," kata Tulus, kepada SINDOnews, di Puspemkot Tangsel, Ciputat, Selasa (2/3/2021).

Dilanjutkan Tulus, proses vaksinasi yang tengah dijalankan saat ini sangat membantu pemerintah di dalam menekan laju pertumbuhan Covid-19. Baca: Pejabat Pemkot dan Wartawan di Tangsel Jalani Vaksinasi Covid-19, Bawaannya Ngantuk



"Untuk mencapai yang lebih ini, butuh waktu. Karena ada orang yang pas datang, ada yang perlu ditunda, karena proses vaksinasi. Kalau kontribusinya terhadap angka atau laju penularan Covid-19 pasti ada. Kita inginnya bisa lebih cepat lagi," paparnya.

Menurut dia, pada tahap pertama lalu, vaksinasi Covid-19 difokuskan pada tenaga kesehatan dan pada tahap dua ini kepada pelayanan publik, serta wartawan. Pihaknya pun meminta vaksin sebanyak 60.000 dosis, tetapi baru diberikan 25.000 dosis.

"Kalau vaksinasi itu tergantung vaksin yang diberikan oleh pemerintah. Kalau kita inginnya lebih cepat, lebih banyak. Tetapi kemarin vaksin yang diberikan ke kita untuk nakes, ada 9.000 dosis. Itu untuk tahap 1 dan 2 udah dan sudah selesai," ujarnya.

Sementara untuk yang sekarang dijalankan, yakni pada tahap dua gelombang 1, ada 25.000 dosis vaksin yang didapat untuk pelayan publik dari usulan sebanyak 60.000. Itu pun tidak termasuk lansia. "Lansia untuk masyarakat belum. Padahal itu adanya di gelombang 2 ini. Intinya kita tetap berupaya memenuhi vaksin. Kalau tingkat keberhasilannya, kita belum bisa mengukur, karena kita baru 1% dari jumlah penduduk yang ada di Tangsel," ucapnya.
(hab)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top