4 ABG Pekerja Seks Komersial, Ternyata Disewa Seorang Pengusaha

Kamis, 28 Januari 2021 - 11:16 WIB
loading...
4 ABG Pekerja Seks Komersial, Ternyata Disewa Seorang Pengusaha
Kasus prostitusi online yang melibatkan remaja di bawah umur di Tanjung Priok, Jakarta Utara, menyimpan satu fakta yang cukup mencengangkan. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasus prostitusi online yang melibatkan remaja di bawah umur di Tanjung Priok, Jakarta Utara, menyimpan satu fakta yang cukup mencengangkan. Korban prostitusi online yang berjumlah empat orang ternyata disewa oleh satu orang pengusaha.

Tidak hanya itu, keempatnya diminta untuk melakukan berbagai adegan tidak senonoh oleh sang pemesan. Bahkan saat dilakukan penggerebekan, keempat korban yang masih berusia di antara 15-17 tahun tersebut sedang berdiri seakan-akan memamerkan tubuhnya kepada si pemesan.

“Kalau pemesannya sedang duduk kalau empat remaja itu berdiri,” kata Kanit Reskrim Tanjung Priok AKP Eka Paksi. Dia menegaskan, dalam penggerebekan tersebut pertama kali yang masuk adalah tim dari Polwan dan menemukan mereka pada posisi lagi berdiri hendak membuka pakaian.

Sedangkan yang menyewa mereka sedang duduk memperhatikan keempatnya. Petugas polisi langsung mengamankan keempat korban. (Baca juga; Terkuak, Polisi Sebut Pria Hidung Belang Pesan 4 PSK di Bawah Umur )

Sedangkan penyewa sempat mencoba kabur, namun diamankan anggota lainnya yang mencegat di pintu keluar. “Sekarang kita masih dalami si pelanggannya,” tegasnya.

Paksi menegaskan, keempatnya memang disewa oleh satu orang pengusaha. Namun dia enggan menjelaskan secara detail identitas pengusahanya tersebut. (Baca juga; Jalankan Bisnis Prostitusi, Mucikari Rekrut PSK di Bawah Umur dari Kafe )

Untuk biaya yang dibayarkan oleh sang penyewa tersebut dia arus membayar Rp16 juta guna menyewa empat ABG tersebut. “Tapi mereka belum sempat melakukan hubungan karena segera kita lakuka penggerebekan,” tukasnya.

Kepolisian juga masih menelusuri kemungkinan adanya jaringan dalam kasus protistusi yang melibakan ABG tersebut. Sebab, diduga mucikar berinisial R ini memiliki jaringan terselubung prostitusi khusus menyewakan ABG.

Dia menegaskan, dari keterangan para korban mereka sudah terlibat praktik prostitusi sejak awal 2020. Sedangkan pada 2021 ini baru dua kali disewa oleh penikmat seks ABG tersebut. “Ini yang kita dalami, kami duga memang ada jaringannya,” pungkasnya.
(wib)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1739 seconds (11.252#12.26)