Kadinkes Depok: Rugi Kalau Tolak Vaksin Covid-19, Siapa Tahu Nanti Bayar

loading...
Kadinkes Depok: Rugi Kalau Tolak Vaksin Covid-19, Siapa Tahu Nanti Bayar
Foto: Ilustrasi/SINDOnews
DEPOK - Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita mengatakan, warga merugi jika tidak bersedia vaksin Covid-19 karena dikhawatirkan nanti bisa saja ada kebijakan baru untuk vaksinasi berbayar tergantung kebijakan pemerintah.

Nova yang masuk daftar nama pertama vaksin mengaku tidak ada reaksi apapun setelah disuntik. “Nggak ada rasanya. Jadi nolak kalau kata saya rugi. Mungkin nanti ada kebijakan baru lagi bayar atau apa kan pemerintah kita nggak tahu,” ujarnya, Kamis (14/1/2021). (Baca juga:Disuntik Vaksin COVID-19 di Puskesmas, Dokter Tirta: Saya Tidak Apa-Apa, Masih Ngegas)

Setelah dua pekan, dia diminta kembali dan divaksinasi lagi. Sebelum vaksin, penerima vaksin akan menjalani proses screening terlebih dahulu.

Untuk vaksin Sinovac ini hanya bisa diberikan pada mereka yang tidak pernah terkonfirmasi Covid-19. Nova mengaku belum tahu untuk vaksin jenis lainnya. “Vaksin Sinovac memiliki syarat itu. Nggak tahu juga kalau ada vaksin lain,” ucapnya.



Kota Depok menerima vaksin sebanyak 11.140 vaksin. Vaksin itu diperuntukkan bagi 11.130 tenaga kesehatan dan 10 pejabat di Depok. Vaksin didistribusikan dari gudang obat Pemerintah Kota Depok ke fasilitas kesehatan dan rumah sakit yang telah ditunjuk. (Baca juga:Bangun Pabrik Vaksin Covid-19, Erick Thohir Minta Bio Farma Gandeng Swasta)
(jon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top