Perampok Pegawai Toko Bunga yang Mengaku Polisi Dicokok

loading...
Perampok Pegawai Toko Bunga yang Mengaku Polisi Dicokok
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
JAKARTA - Polsek Makasar, Jakarta Timur, menangkap satu pelaku perampokanpegawai toko bunga di Jalan Raya Pondok Gede, Halim Perdanakusuma, pada Selasa, 13 Oktober 2020.

Adapun tiga pelaku lain masih buron, namun polisi sudah mengantongi keberadaan mereka dan saat ini masih dalam pengejaran. (Baca: Mengaku Polisi, Pelaku Kuras Harta Benda 4 Pegawai Toko BUnga di Jaktim)

Kapolsek Makasar, Kompol Saiful Anwar, mengatakan, pihaknya telah menangkap satu dari empat pelaku yang mengaku sebagai anggota Polri.

"Kita amankan satu pelaku bernama Hendrik alias Erik. Sudah kita amankan dan saat ini ditahan di Mapolsek Makasar," kata Saiful saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Rabu (14/10/2020).



Saiful menerangkan, Hendrik ditangkap setelah empat pegawai toko bunga melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Makasar. (Baca juga: Habis Dorong Angkot, Dua Pelajar Malah Dirampok Si Sopir Angkot)

"Pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Kita kenakan pasal 368 KUHP tentang pemerasan dan pengancaman atau 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan," ujarnya.

Akibat ulah pelaku empat pegawai toko bunga mengalami kerugian materil sebesar Rp5 juta lantaran telepon seluler mereka dirampas. Selain itu, satu pegawai mengalami luka di bagian kepala.

"Barang bukti yang ikut diamankan yakno mobil yang digunakan pelaku saat beraksi. Ketiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran statusnya DPO (daftar pencarian orang)," tuturnya.



Sebelumnya aksi perampokan di toko bunga milik Asmad (42) terjadi pada Selasa (6/10) sekira pukul 21.19 WIB saat para pegawai bermain handphone di pelataran toko.

Keempat pelaku yang berlagak layaknya anggota Polri datang dan menuduh keempat pegawai sedang berjudi lalu membawa mereka.

"Pelaku ini nanya ngapain kumpul-kumpul, terus geledah badan pegawai saya. Memang secara badan pelaku badannya tegap semua, jadi pegawai saya percaya kalau mereka polisi," kata Asmad.
(thm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top