alexametrics

Jalan Cacing Terendam Banjir, Sepeda Motor Mondar-mandir Lewat Tol

loading...
Jalan Cacing Terendam Banjir, Sepeda Motor Mondar-mandir Lewat Tol
Pengendara sepeda motor masuk jalan tol untuk menghindari banjir di Jalan Cacing, Jakarta Utara. Foto/Dok/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Banjir yang merendam Jalan Cakung Cilincing (Cacing), Jakarta Utara, membuat ruas jalan tol yang berada jauh lebih tinggi mulai dipenuhi pengendara sepeda motor. Mereka nekat melintas di jalan tol lantaran Jalan cacing tak bisa dilintasi pemotor maupun kendaraan kecil lainnya.

"Tadi diarahin lewat sini (tol). Ke arah sana (Jalan Cacing) sudah enggak bisa (dilintasi kendaraan kecil maupun sepeda motor), dalam banget (banjir) katanya," ucap Rama (27), pemotor yang ditemui di Koja, Jakarta Utara, Senin (24/2/2020).

Bahkan, petugas dari Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara yang berada di lokasi juga mengarahkan pemotor dan mobil yang tak bisa melintasi banjir di Jalan Cacing untuk masuk ke jalan tol. Hal itu lantaran jalan tol tersebut lebih tinggi dari Jalan cacing.



Banjir di Jalan Raya Cacing yang berada di depan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) hanya bisa dilewati kendaraan besar seperti truk dan kontainer. Banjir di jalan itu masih setinggi sekitar 50-80 sentimeter, sehingga pemotor tak mampu melintas.

Rama mengatakan sejak kemarin dirinya bulak dari Cakung menuju Koja melintasi jalan tol. Hal ini demi menghindari banjir yang terjadi di Jalan Cacing.

Meski demikian, Rama sempat terbingung lantaran genangan cukup tinggi. Ia kemudian kembali memutar arah melawan arus dan diarahkan petugas Sudinhub ke jalan tol.

"Karena enggak ada lintas lain mas, semuanya juga kerendam. Kalau muter cukup jauh," ucap Rama.

Rama dan pemotor lainnya pun melintas di jalan tol itu dengan cara masuk dari pintu keluar tol dekat KBN.

Mereka mengambil lajur buatan yang dibatasi dengan traffic cone oleh petugas. Kemudian, mereka melawan arah sedikit untuk selanjutnya menuju ke arah Tanjung Priok.

Para pengendara yang masuk tol ini lalu diarahkan turun di pintu keluar Semper Timur yang jaraknya sekitar 2 kilometer dari titik awal. "Tidak dipungut tadi mah," tutur Rama.

Sementara itu, Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKB Fahri Siregar mengatakan, ketinggian di Jalan Cacing tercatat sekitar 50 sentimeter sehingga belum bisa dilalui.

"Untuk wilayah DKI yang masih ada genangan air dan pengalihan arus yaitu di wilayah Jakarta Utara, di depan pintu KBN dari arah Cakung masih cukup tinggi," katanya.

Sementara, untuk kendaraan kecil dan sepeda motor di fasilitasi melalui jalan Tol masuk melalui Ramp KBN. "Kalau untuk sepeda motor dikanalisasi dengan lajur paling kiri," jelasnya.

Sementara, untuk wiayah lainnya sudah bisa dilalui. Namun, pihaknya tetap menyiagakan personel untuk melakukan pengalihan arus bilamana diperlukan.

Seperti diketahui, hujan yang mengguyur Ibu Kota pada Minggu 23 Februari 2020 kemarin sempat membuat beberapa ruas jalan di Jakarta tidak bisa dilalui. Bahkan, ruas tol juga terpaksa dilalui oleh sepeda motor.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak