alexametrics

Anies: Pemprov DKI Bantu Pelantikan Presiden Sejak Bulan Lalu

loading...
Anies: Pemprov DKI Bantu Pelantikan Presiden Sejak Bulan Lalu
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Foto/Dok/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ikut menyiapkan pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden yang dilakukan pada 20 Oktober 2019. Persiapan itu dilakukan sejak sebulan lalu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, persiapan itu dibicarakan dengan pemerintah pusat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida) DKI Jakarta. Dia mengatakan, pihaknya membantu kelancaran rute lalu lintas dan keamanan kota.

"Alhamdulillah persiapan dari sisi kami di Pemprov DKI Jakarta sudah berjalan sejak bulan lalu. Jadi rapat-rapat koordinasi untuk rute, untuk persiapan keamanan," kata Anies di Jakarta, Kamis (17/10/2019).



Anies mengatakan, Pemprov DKI mendukung keamanan dan bersinergi dengan TNI dan Polri. (Baca juga: Tuntut Presiden Keluarkan Perppu KPK, BEM SI Jabodetabek-Banten Gelar Demo)

"Kita mendukung persiapan keamanan yang dikerjakan oleh TNI dan Polri. Kemudian semua fasilitas-fasilitas yang terkait dengan kegiatan pelantikan maupun acara pasca pelantikan itu kita bantu siapkan," sambungnya.

Meski demikian, dirinya tak mengetahui pasti jumlah personel yang diterjunkan untuk pengamanan itu. Namun, dia memastikan segala persiapan yang menjadi tanggung jawab DKI Jakarta sudah disiapkan.

"Wah saya tidak ingat jumlah personelnya. Tapi semua yang dibutuhkan sudah disiapkan barangkali hampir 2 bulan, 1 bulan lebih, kita bicarakan dengan pemerintah pusat dengan jajaran Forkopimda, semua kebutuhan kita siapkan," tuturnya.

Anies berharap, pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih berjalan dengan lancar. Pemimpin negara yang baru dilantik nantinya dapat membawa perubahan bagi Indonesia ke arah yang lebih baik lagi.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak