alexametrics

Pemilihan Wagub DKI Terus Molor, DPRD Dinilai Lalai Jalankan Amanat Rakyat

loading...
Pemilihan Wagub DKI Terus Molor, DPRD Dinilai Lalai Jalankan Amanat Rakyat
Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta nampaknya terus molor. Lebih dari 12 bulan kursi orang nomor dua di Pemprov DKI Jakarta belum juga terisi.

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, DPRD DKI tidak memiliki kekuatan untuk menjalankan amanat dari rakyat. "DPRD DKI telah lalai menjalankan mandat amanat rakyat," tegas Pangi saat dihubungi SINDOnews, Selasa (8/10/2019).

Dampak dari molornya pemilihan Wagub DKI, lanjut Pangi, yakni program kerja Anies-Sandi belum bisa dipenuhi semua."Betapa ruginya masyarakat DKI Jakarta yang telah menghabiskan energi, biaya yang mahal untuk memilih pemimpin Gubernur dan Wakil Gubernur, namun sudah setahun lebih jabatan wakil gubernur masih kosong," jelas Pangi.



Pangi kembali menegaskan yang rugi lagi lagi rakyat yang semestinya punya wagub namun posisi ini kosong.(Baca: Pimpinan DPRD DKI Terbentuk, Anies Minta Pemilihan Wagub Jadi Prioritas)

"DPRD baru yang diharapkan bisa cepat memilih Wagub, ternyata nggak ada bedanya, tetap energi lama yang lelet memilih wagub, karena terlalu banyaknya conflict interest, namun mengabaikan hak hak rakyat, lagi lagi rakyat dirugikan," ucapnya.

Diketahui, nama Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu menggantung sebagai cawagub DKI Jakarta. Alih-alih segera diproses, justru hingga saat ini anggota dewan Kebon Sirih belum memberikan sinyal positif pemilihan wagub DKI.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak