alexametrics

Ditlantas Polda Siapkan Rekayasa Lalin di Sekitar Gedung DPR

loading...
Ditlantas Polda Siapkan Rekayasa Lalin di Sekitar Gedung DPR
Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir.Foto/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung DPR, Jakarta, terkait rencana aksi sejumlah elemen massa pada Senin (30/9/2018) hari ini.

Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir mengatakan, pada hari ini akan ada aksi penyampaian pendapat yang dilakukan sejumlah elemen masyarakat hari ini. Guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas, pihaknya telah menyiapkan sejumlah rekayasa.

Nasir menuturka, lalu lintas dari Jalan Gatot Subroto mengarah ke Slipi ditutup di bawah flyover Ladogi dan diarahkan belok kiri ke Gerbang Pemuda. Selanjutnya lalu lintas dari Jalan Gerbang Pemuda yang arah ke kiri ke Jalan Gatot Subroto ditutup diputar balik ke Gerbang Pemuda dikolong Ladogi atau lurus ke Jalan Gatot Subroto arah timur atau ke Bendungan Hilir.



Lalu lintas dari Jalan Gerbang Pemuda arah ke Asia Afrika dibelokan ke kiri ke Jalan Asia Afrika terus Jalan Senayan dan Jalan Pakubuwono. Lalu lintas dari Jalan Asia Afrika ke barat bisa lurus ke Jalan Tentara pelajar atau ke arah Jalan Gerbang Pemuda putar balik di bawah Ladogi.

:kemudian, lalu lintas dari Jalan Tentara Pelajar dari arah Manggala Wanabakti di Traffic Light Palmerah diluruskan ke Permata Hijau dan Kebayoran Lama dan belok kiri ditutup. Terakhir lalu lintas di Jalan Tentara Pelajar pojok Manggala Wanabakti ditutup ke Jalan Gatot Subroto ditutup untuk mencegah lawan arus dan putar balik kendaraan

"Penutupan disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat pengamanan menggunakan MCB, watter barrier, security barier/kawat berduri. Jumlah personel yang kami terjunkan sebanyak 232 personel Polisi Lalu Lintas (Polantas)," ujar Nasir pada Senin (30/9/2019).
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak