alexametrics

Anies Minta 15 Pejabat Tinggi Pratama Pelajari RPJMD Jakarta

loading...
Anies Minta 15 Pejabat Tinggi Pratama Pelajari RPJMD Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan saat melantik 15 pejabat tinggi pratama dan satu pejabat tinggi sebagai Kepala Perwakilan BPKP DKI.Foto/SINDOnews/Okto Rizki Alpino
A+ A-
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan melantik sekaligus memimpin pengambilan sumpah jabatan untuk lima belas pejabat tinggi pratama dan satu pejabat tinggi sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DKI Jakarta di Balai Agung, Gedung Balai Kota Jakarta, Senin (8/7/2019).

Dalam sambutannya, Anies menyampaikan kepada seluruh pejabat tinggi pratama yang baru dilantik agar bekerja dengan sungguh-sungguh, dikarenakan masih banyak program Pemprov DKI yang belum terlaksana."Ini bukan urusan personal, ini adalah urusan melaksanakan amanat rakyat Jakarta yang sudah diwujudkan dalam bentuk Perda tentang RPJMD kita," ungkap Anies di Gedung Balai Kota DKI Jakarta.

Anies menekankan kepada para pejabat tinggi pratama yang baru dilantik agar mempelajari terlebih dahulu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), untuk memahami arah pembangunan Jakarta dalam lima tahun kepemimpinannya."Saudara-saudara semua pastikan bahwa pemahaman itu saudara-saudara terjemahkan dalam bentuk langkah langkah nyata, untuk mencapai semua target yang ada pada RPJMD," terangnya.



Terakhir, Anies mengingatkan kepada para pejabat tinggi pratama yang baru dilantik, agar fokus untuk bekerja memajukan kota dan membahagiakan warga Jakarta."Pastikan bahwa yang semua bapak, ibu kerjakan ujungnya menghadirkan rasa keadilan bagi semuanya, dan keberpihakan harus jelas, tidak ada aturan yang tanpa keberpihakan, aturan selalu punya konsekuensi. Pastikan keadilan sosial ada didalam pikiran ada didalam tindakan," ucapnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak