alexametrics

Memperingati Hari Kartini dengan Zumba Berkebaya

loading...
Memperingati Hari Kartini dengan Zumba Berkebaya
Komunitas Indonesia Cantik Zumba Dance Club melakukan zumba Kartini memperingati Hari Kartini beberapa waktu lalu.Foto/Istimewa
A+ A-
TANGERANG - Wanita di Indonesia pasti lebih merasa istimewa pada setiap April dibanding bulan lainnya. Ya, karena ada 21 April yang diperingati sebagai Hari Kartini. Banyak kegiatan yang dilakukan dari dan untuk perempuan Indonesia.

Seperti juga warga yang tergabung dalam Indonesia Cantik Zumba Dance Club. Komunitas penggemar Zumba ini mengadakan Zumba Kartini Sabtu, 27 April 2019 lalu di Club House Virgimontela-Vermont Parkland.

Kali ini Zumba dilakukan dengan spesial. Acara olahraga itu dipandu instruktur Kamilani Baniwati atau biasa dipanggil Mila Usodo bertujuan agar masyarakat dapat hidup lebih sehat dengan cara yang menyenangkan.



Acara dimulai dengan mendengarkan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini. Kedua lagu tersebut dinyanyikan penuh khidmat sebagai rasa syukur yang diberikan Tuhan atas nikmat kemerdekaan dan banyaknya kesempatan bagi wanita Indonesia untuk terus berkiprah dalam kehidupan bermasyarakat.

Tema zumba kali ini juga tergolong unik, pesertanya memakai kebaya saat berzumba. Walaupun banyak yang berusia diatas 30 tahun, namun mereka sangat antusias mengikuti hentakan musik yang berakar dari tradisi latin, gabungan dari gerakan salsa, mambo, merengue, reggaeton, tango, chachacha dan hip-hop.

“Awalnya memang agak sulit, tapi berzumba disesuaikan dengan kebaya dan kain tradisional , malah lebih seru, dan menantang, terlebih saat menjaga keseimbangan tubuh,” ujar Sanny salah seorang peserta zumba bersemangat.

“Di dalam Indonesia Cantik Zumba Dance Club, kami lebih menekankan pada low impact toning yaitu didasari pada pembentukan paha, pinggang, leher, panggul dan dada.” papar Mila.

Zumba juga mampu meningkatkan mood, mencegah stres, dan jika dilakukan secara teratur akan terasa ringan dan sehat dalam tubuh. “Kalau dapat langsing, itu bonus,” ujar Mila.

Acara ditutup dengan konsultasi kesehatan dan gizi oleh ahli gizi Pafitri, S.K.M, RD yang menerangkan tentang pentingnya gizi seimbang dan melakukan olahraga secara teratur seperti zumba tersebut. Para peserta diukur tinggi, berat badan serta komposisi dan usia tubuh.

Zumba diambil dari kata ”zum-zum“ yang dalam bahasa Kolumbia berarti gerakan cepat. Gerakan cepat inilah yang membakar banyak kalori. Tidak heran, baru sekitar 20 menit , para peserta sudah banyak mengeluarkan keringat dan meminta rehat sejenak untuk kembali melakukan zumba yang berlangsung sekitar 60 menit.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak