alexametrics

YLKI Minta MRT Jakarta Jangan Hanya Andalkan Pendapatan Tiket

loading...
YLKI Minta MRT Jakarta Jangan Hanya Andalkan Pendapatan Tiket
Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi.Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen (YLKI) meminta manajemen MRT Jakarta harus mengeksplorasi pendapatannya bukan hanya mengandalkan pendapatan tiket saja. Karena tak mungkin revenue dari tiket mampu menutup keseluruhan biaya operasional dan apalagi investasi.

"Manajemen PT MRT Jakarta harus kreatif dan cerdas untuk menggali pendapatan dari aspek komersial lainnya seperti sewa lahan, bisnis di area TOD, dan promosi/iklan. Asal jangan iklan produk tembakau, alias iklan rokok," ungkap Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi kepada SINDOnews, Jumat (22/3/2019).

Guna optimalisasi peran MRT sebagai angkutan masal, YLKI juga mendesak Pemprov DKI, untuk melakukan rekayasa manajemen traffic yang kuat, dan melakukan rerouting angkutan umum, termasuk melakukan rerouting Transjakarta.



Dan yang lebih mendesak, adalah melakukan pembatasan dan pengendalian penggunaan kendaraan pribadi di sepanjang koridor yang dilewati MRT. Pemprov DKI juga harus secara cepat menopang MRT dengan feeder transport (transportasi pengumpan) yang terintegrasi dengan stasiun MRT.

"Jika operasional MRT dan LRT tidak ditunjang dengan tarif yang terjangkau, tidak ada pembatan penggunaan kendaraan pribadi, plus tak ada feeder transport yang memadai, maka MRT hanya akan menjadi besi tua di Kota Jakarta," ucapnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak