alexametrics

Penderita DBD di Kota Bekasi Meningkat, 88 Warga Dirawat di RSUD

loading...
Penderita DBD di Kota Bekasi Meningkat, 88 Warga Dirawat di RSUD
Sepanjang Januari 2019, jumlah penderita DBD di Kota Bekasi yang dirawat mencapai 88 orang, jumlah ini melonjak tajam dari bulan Desember 2018 yang hanya 12 pasien. Foto: dok/SINDOnews
A+ A-
BEKASI - Awal tahun 2019, Pemkot Bekasi mulai mewaspadai wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayahnya. Karena untuk Januari 2019 saja, sudah 88 warganya dirawat di rumah sakit akibat DBD.

"Ada peningkatan jumlah pasien DBD dibulan ini," kata Kabid Perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, Sudirman kepada wartawan, Jumat (25/1/2019).

Menurutnya, sejak November 2018 tercatat ada 2 pasien yang menderita penyakit DBD, kemudian 12 pasien pada Desember 2018, dan menjadi 88 pasien kasus DBD periode Januari 2019. (Baca: Kasus DBD di Jakarta Naik 2 Kali Lipat, Anies: Ini Ancaman Serius)



"Peningkatan kasus itu cukup drastis pada bulan Januari ini dibandingkan dua bulan lalu. Jadi warga Bekasi harus mewaspadainya," ujarnya.

Apalagi, kata dia, dari 88 kasus periode Januari 2019, 55 kasus di antaranya diderita pasien dewasa, 33 sisanya diderita pasien anak-anak. "Pemicunya kemungkinan karena perubahan cuaca dan sanitasi kurang baik," ungkapnya.

Meskipun ada lonjakan jumlah pasien, pihaknya memastikan pelayanan dan perawatan maksimal diberikan kepada pasien DBD.

Saat, kapasitas ruang rawat inap di RSUD Kota Bekasi sebanyak 550 tempat tidur. Jumlah itu bisa ditingkatkan menjadi 700 lebih tempat tidur dengan memanfaatkan ruang-ruang dan tempat tidur cadangan yang dimiliki.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak