alexametrics

Polisi Masih Dalami Dugaan Kasus Penjambretan di Tanjung Priok

loading...
Polisi Masih Dalami Dugaan Kasus Penjambretan di Tanjung Priok
Penjambretan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Polisi hingga kini masih menyelidiki kasus dugaan penjambretan yang dialami Jesika (18) di Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara kemarin. Sejauh ini, belum ditemukan bukti yang menyatakan kejadian itu aksi kejahatan.

Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Supriyanto mengatakan, peristiwa itu terjadi saat korban bersama saudaranya, Wiwi Lestari (32) mengendarai sepeda motor Mio dari arah Kelapa Gading menuju Kemayoran melalui Jalan Danau Sunter Selatan. Mendadak, motor yang dikendarai korban oleng hingga menabrak trotoar dan keduanya terjatuh.

Akibatnya, kata dia, korban yang mengalami luka sobek dan memar di bagian wajah dan kepalanya itu meninggal di lokasi. Sedang Wiwi mengalami patah tulang pada bagian tangan, jari tangan, dan kakinya, yang mana saat ini pun masih menjalani perawatan di RS Mitra Keluarga, Kemayoran.

"Saudara korban sudah kami tanya, tapi dia tak tahu apakah ada yang menjambret tasnya (Jesika) atau tidak karena tak melihat ada orang yang menjambret," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (14/10/2018).

Kepada polisi, paparnya, Wiwi pun tak tahu apakah ada yang memepet motor korban saat berkendara hingga akhirnya menabrak trotoar. Selain itu, polisi pun tak mendapatkan saksi yang melihat adanya aksi penjambret dalam peristiwa itu.

Dia menambahkan, polisi masih belum menemukan bukti kuat kasus peristiwa itu merupakan kasus penjambretan meski tas korban yang berisi handphone, kartu identitas, dan ATM hilang. Polisi juga belum menemukan adanya CCTV di lokasi yang merekam kejadian tersebut.

"Namun, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa warga sekitar yang mungkin melihat dan mendengar kejadian itu. Sejauh ini belum kami simpulkan (apakah kejadian ini penjabretan)," katanya.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak