Geruduk Balai Kota, Buruh: Kami Ingin Bertemu Anies Baswedan

Rabu, 30 Oktober 2019 - 13:31 WIB
Geruduk Balai Kota, Buruh: Kami Ingin Bertemu Anies Baswedan
Geruduk Balai Kota, Buruh: Kami Ingin Bertemu Anies Baswedan
A A A
JAKARTA - Ratusan buruh yang tergabung dalam Konfeserasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta , Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019). Mereka menolak usulan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar 8,51 persen yang dianggap tidak memenuhi standar kelayakan hidup di Jakarta.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah FSPMI DKI Jakarta Winarso mengatakan, aksi ini ditujukan untuk meminta Gubernur Anies Baswedan bersikap tegas dalam menetapkan besaran UMP DKI pada 2020.

"Kita ingin bertemu dengan Bapak Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta untuk memberikan kekuatan dan keyakinan kepada Bapak Anies Baswedan agar berani menetapkan UMP Jakarta sebesar apa yang direkomendasikan oleh dewan pengupahan unsur buruh yaitu sebesar 16 persen dan kalau dinominalkan itu sebesar Rp4,6 juta," kata Winarso kepada wartawan di lokasi, Selasa (30/10/2019).

Menurut Winarso, besaran gaji Rp4,6 juta merupakan angka ideal yang semestinya diterima buruh DKI Jakarta. Sebab, kata dia, kebutuhan hidup di DKI Jakarta masih teramat tinggi bila dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia.

"Kawan-kawan dewan pengupahan unsur buruh merekomendasikan segitu, ya tentunya ada kajian-kajian ada survei yang dilakukan kawan-kawan dan ini adalah kebutuhan riil masyarakat yang ada di DKI Jakarta bahwa mereka itu harus memenuhi kebutuhannya dengan sebesar nilai tersebut," tuturnya.

Selanjutnya para buruh menaruh harapan yang besar untuk dapat bertemu Anies untuk membicarakan kepastian besaran gaji di DKI Jakarta. (Baca juga: UMP Diusulkan Naik 8 Persen, Pemprov DKI Ambil Keputusan 23 Oktober )

"Kita harus menyampaikan langsung apa yang menjadi tuntutan kami. Apa yang menjadi aspirasi kami kepada Bapak Anies. Karena kita lihat Bapak Anies ini sangat terbuka terhadap masyarakat Jakarta dan kepada siapapun diterima," pungkasnya.
(mhd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1334 seconds (11.97#12.26)