alexa snippet

Dibantu CSR, Ahok Akan Bangun 150 Ruang Ramah Anak

Dibantu CSR, Ahok Akan Bangun 150 Ruang Ramah Anak
Pemprov DKI Jakarta akan menambah RPTRA sebanyak 150 lokasi. (Ilustrasi/dok. SIndophoto)
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menambah ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) sebanyak 150 lokasi. Namun, pembangunan proyek itu tidak menggunakan APBD DKI melainkan dari program Corporate Social Responsibility (CSR).

"Tahun depan mau tambah 150 lokasi lagi," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di balai Kota DKI Jakarta, Rabu 30 September 2015.

Untuk 60 RPTRA yang dibangun hingga akhir tahun ini, kata dia, sudah ada empat RPTRA yang diresmikan. Sisanya sebanyak 56 masih dalam tahap pembangunan.

"Lahan yang 56 lokasi sudah siap ini, sudah tidak masalah. Untuk yang tahun depan 150 lokasi, saya suruh beli lahan tahun ini," ucapnya.

Semua pembangunan ini, Ahok menegaskan, tidak menggunakan APBD DKI melainkan CSR. Maka itu, sambungnya, perusahaan tersebut boleh mencantumkan nama perusahaan itu di taman tersebut.

"Tapi untuk tahun depan tetap akan dianggarkan, jika ada perusahaan yang akan menyumbang anggaran akan diubah di APBD Perubahan," lanjutnya.

Menurut Ahok, dengan adanya CSR, dirinya bisa mengetahui harga satuan untuk pembangunan satu RPTRA. Karena jika semua dianggarkan melalui APBD bisa mencapai Rp3 miliar hingga Rp5 miliar.

"Kami sudah tahu harga satuannya. Yang RPTRA itu di bawah Rp700 juta. Coba kalau pemerintah yang bikin Rp3 sampai Rp5 miliar," katanya.

PILIHAN:

Kata Ahok, Anak Jakarta Kuper

Ratu Denmark Akan Resmikan Taman Anak di Jakarta




(mhd)
views: 3.338
loading gif
Top