Geger! Kakak Beradik Tewas Membusuk Dalam Satu Rumah di Tamansari Jakbar

Selasa, 22 November 2022 - 20:59 WIB
loading...
Geger! Kakak Beradik Tewas Membusuk Dalam Satu Rumah di Tamansari Jakbar
Kakak beradik ditemukan tewas membusuk dalam sebuah rumah di RT 012/007, Kelurahan Tangki, Tamansari, Jakarta Barat. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Belum hilang dalam ingatan 4 orang satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat. Kini, 2 orang ditemukan tewas membusuk dalam sebuah rumah di RT 012/007, Kelurahan Tangki, Tamansari, Jakarta Barat.

Penemuan mayat kakak beradik yang membuat geger warga itu terjadi Senin, 21 November 2022 sekitar pukul 12.15 WIB.
Baca juga: Aroma Bau Got Tercium dari Rumah Satu Keluarga Tewas Misterius di Kalideres

Awalnya, seorang warga melaporkan ke RT setempat lantaran mencium bau busuk dari dalam rumah kakak beradik itu sejak 3 hari sebelumnya atau Jumat, 18 November 2022.

"Akhirnya kami tengokin rumah itu. Ternyata di dalamnya ada dua orang meninggal," kata Ketua RT 12/07 Kelurahan Tangki, Dedi, Selasa (22/11/2022).

Usai itu, dia melaporkannya ke polisi. Polisi mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi dua mayat itu.

"Kalau yang satu (jenazah pertama) posisi lagi duduk/jongkok. Saya lihat dari atas loteng. Yang satu yang temuin pihak kepolisian pas datang masuk ke rumah," ucapnya.

Kanit Reskrim Polsek Tamansari AKP Roland mengatakan, dua jenazah perempuan itu diketahui Miss X (75) dan LSM (71). Keduanya merupakan kakak beradik. "Yang meninggal ini dua bersaudara," ujarnya.

Kematian dua jenazah kakak beradik diduga karena sakit. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan lantaran saat ini masih dilakukan autopsi di RS Polri Kramat Jati.
Baca juga: Terungkap! Ketua RT Sebut Sekeluarga Tewas di Kalideres Keluarga Mapan dan Mampu

"Berdasarkan hasil sementara, tidak ditemukan tanda kekerasan. Kesimpulannya masih menunggu pemeriksaan laboratorium forensik terkait bagian dalamnya," kata Roland.

Menurut keterangan warga, jenazah X diketahui mengalami gangguan jiwa. Sementara sang adik, LSM sehari-hari bekerja sebagai pemulung.

"Jadi ada tiga bersaudara. Anak pertama itu memiliki gangguan jiwa (yang meninggal), yang anak kedua itu 71 tahun kerjanya memulung (meninggal), dan anak ketiga hidupnya normal berkeluarga punya anak dua tinggal di Tangerang," ujarnya.
(jon)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1572 seconds (10.101#12.26)