Gagal Ginjal Akut Serang 8 Anak-anak di Jakarta Barat

Kamis, 20 Oktober 2022 - 15:21 WIB
loading...
Gagal Ginjal Akut Serang 8 Anak-anak di Jakarta Barat
Penyakit gagal ginjal akut menyerang delapan anak-anak di Jakarta Barat. Usia anak yang terjangkit umumnya di bawah 5 tahun. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Penyakit gangguan ginjal akut progresif atipikal/acute kidney injury (AKI) menyerang delapan anak-anak di Jakarta Barat. Usia anak yang terjangkit umumnya di bawah 5 tahun.

"Ada beberapa terlaporkan dari Kalideres dan Kebon Jeruk," ujar Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Erizon Safari kepada wartawan, Kamis (20/10/2022).

Baca juga: Cegah Gangguan Ginjal Akut, IDAI Sarankan 3 Cara Sederhana Berikut Ini

Erizon menjelaskan, gejala awal yang dialami sejumlah pasien tersebut yakni mengeluh tidak bisa buang air kecil dan demam. Meski demikian, dia belum mengetahui pasti terkait apa saja faktor penyebab munculnya penyakit misterius tersebut.

"Belum bisa dibuktikan (dari obat sirop). Memang disinyalir karena pelarut obat-obatan tersebut. Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM) masih belum memberikan statemen dan kita masih menunggu hasil (penelitian) dari BPOM," ujarnya.

Baca juga: 15 Obat Sirup Disebut Tercemar Etilen Glikol Terkait Gagal Ginjal, Ini Kata Kemenkes

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melaporkan hingga 18 Oktober 2022 total Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal/Acute Kidney Injury (AKI) di Indonesia sebanyak 206 kasus, dan mengakibatkan 99 anak meninggal dunia.



Juru Bicara Kemenkes Syahril mengungkapkan, sejak akhir Agustus 2022, pihaknya dan IDAI telah menerima laporan peningkatan kasus yang cukup tajam pada anak, utamanya di bawah usia 5 tahun. Peningkatan kasus ini berbeda dengan yang sebelumnya, dan saat ini penyebabnya masih dalam penelusuran dan penelitian.

Syahril menegaskan bahwa kasus ini tidak ada hubungannya dengan vaksin maupun infeksi Covid-19. “Gangguan AKI pada umumnya menyerang anak usia kurang dari 6 tahun, sementara program vaksinasi belum menyasar anak usia 1-5 tahun,” katanya.
(thm)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3201 seconds (10.177#12.26)