3 Polwan Cantik Pasukan Perdamaian PBB, Nomor 2 Selama 15 Tahun Bertugas di Afrika

Kamis, 06 Oktober 2022 - 08:35 WIB
loading...
3 Polwan Cantik Pasukan Perdamaian PBB, Nomor 2 Selama 15 Tahun Bertugas di Afrika
Briptu Hikma Nur Syafa merupakan Polwan cantik berhijab. Foto: Tangkapan layar/Youtube Bhayangkari
A A A
JAKARTA - Ratusan personel Polri yang tergabung dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diberangkatkan di antaranya adalah Polisi Wanita ( Polwan ). Mereka dikirim ke Afrika Tengah. Polwan diturunkan dengan eksistensinya sebagai protokoler dalam misi kemanusiaan.

Polri juga telah terlibat dalam misi perdamaian dunia di PBB sejak tahun 1989. Setiap tahunnya Polri mengirimkan sejumlah pasukan ke negara yang tengah berkonflik. Bukan hanya terlibat dalam keamanan dan perdamaian, polisi juga ikut terlibat dalam misi pendidikan budaya dan pendidikan sosial. Baca juga: Profil Bripda Maharani, Polwan Cantik Mantan Putri Pariwisata

Jagat maya digegerkan dengan beberapa Polwan yang ikut serta dalam misi tersebut. Berikut ini beberapa Polwan yang pernah dikirim Polri Ke Afrika Tengah sebagai pasukan penjaga perdamaian

1. Brigadir Lis Mulyani

Brigadir Lis Mulyani merupakan Polwan Polda Banten yang dipercaya untuk menjalani misi perdamaian dunia di bawah naungan PBB atau United Nation (UN).

Polisi dengan paras cantik ini memiliki kemampuan luar biasa sehingga akhirnya dipercaya menjadi anggota perdamaian dunia. Ia merupakan Polwan sekaligus seorang istri beranak tiga. Semangat juangnya tak pernah luntur untuk mengabdikan diri kepada negara.

Ia mulai bertugas sejak 5 September 2020, dan ia bertugas kurang lebih setahun dengan banyak suka duka yang ia lalui. Selama bertugas di Afrika Tengah, dia tengah bertugas sebagai pasukan Taktis pada Pleton Bravo yang terbagi menjadi tiga regu dalam satu pleton. Tugasnya diatur bergantian untuk melaksanakan patroli yang telah ditentukan JTFB Commander.

2. Briptu Hikma Nur Syafa

Briptu Hikma Nur Syafa merupakan Polwan cantik berhijab yang ramai diperbincangkan publik karena telah dikirim ke Afrika untuk mengerjakan misi kemanusiaan.

Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3143 seconds (10.177#12.26)