alexametrics

Pengunjung Perpustakaan Cuma 1.577, Biasanya 200.000 Orang per Bulan

loading...
Pengunjung Perpustakaan Cuma 1.577, Biasanya 200.000 Orang per Bulan
Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Pandemi Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan membuat jumlah kunjungan langsung ke perpustakaan umum milik Pemprov DKI Jakarta menurun drastis dibandingkan saat normal.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta Wahyu Haryadi mengatakan, saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi jumlah pengunjung yang masuk ke perpustakaan masih dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas yang ada.

"Kami mencatat 1.577 pemustaka berkunjung ke perpustakaan umum daerah selama Juni 2020. Normalnya, sebelum ada pandemi rata-rata kunjungan per bulan mencapai 200.000 pemustaka. Turunnya hampir 80 persen," ujarnya seperti dikutip beritajakarta.id, Jumat (3/7/2020). (Baca juga: Perluasan Ancol untuk Pembangunan Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW)

Dia merinci untuk Perpustakaan Umum Cikini dikunjungi 268 pemustaka dan Perpustakaan Umum Kuningan sebanyak 278 pemustaka. Kemudian perpustakaan di Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Sudin Pusip) Jakarta Timur mencapai 444 pemustaka dan Sudin Pusip Jakarta Barat 402 pemustaka.

"Untuk pemustaka yang datang ke perpustakaan Sudin Pusip Jakarta Pusat sebanyak 114 pemustaka dan Sudin Pusip Jakarta Utara 71 pemustaka," ucap Wahyu.



Selain pembatasan jumlah pengunjung, pemustaka yang diperbolehkan berkunjung ke perpustakaan adalah mereka yang berusia sembilan sampai 60 tahun dan tidak dalam keadaan hamil. (Baca juga: Diskotek Digerebek, Pengunjung dan Karyawan Diciduk Saat 'Ngamar')

"Kami juga senantiasa mengimbau masyarakat atau pemustaka untuk lebih menggunakan layanan perpustakaan digital melalui aplikasi perpustakaan digital iJakarta. Untuk sementara waktu ini memang kita fokuskan pada perpustakaan digital, tidak berkunjung secara konvensional," katanya.
(jon)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak