Penghujung Masa Jabatan, Bima Arya Ingin Angkot di Bogor Berkurang

Rabu, 21 September 2022 - 17:16 WIB
loading...
Penghujung Masa Jabatan, Bima Arya Ingin Angkot di Bogor Berkurang
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Foto/MPI/Putra Ramadhani Astyawan
A A A
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menargetkan pengurangan angkutan kota (angkot). Hal itu merupakan salah satu cita-citanya diujung masa jabatan yang berakhir pada Desember 2023.

”Jadi yang pertama, saya ingatkan tadi bahwa tahun ini dan tahun depan adalah injury time, bulan-bulan akhir dari masa bakti saya dan Pak Wakil.,” kata Bima usai upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) di Kantor Dishub Kota Bogor, Rabu (21/9/2022).

”Maka saya minta semua tancap gas, untuk berkolaborasi mencapai target-target. Target yang paling utama adalah pengurasan angkot secara maksimal, semaksimal mungkin di pusat kota,” sambungnya.

Bima menyebut, pihaknya mempunyai beberapa program yakni konversi, penataan trayek dan lainnya. Terutama di sekitaran Sistem Satu Arah (SSA). Baca juga: Kampanye Tertib Berlalu Lintas, Sopir Angkot Bogor Dilantik Jadi Duta Keselamatan

”Semaksimal mungkin saya targetkan pengurangan angkot di pusat kota. Sekali lagi, terutama di jalur SSA,” ungkapnya. Baca juga: Bima Arya: Saya Yakin Pak Jokowi Itu Orang Baik

Selain itu, dirinya juga bercita-cita menciptakan transportasi yang ramah lingkungan. Salah satunya terkait kendaraan listrik sesuai instruksi presiden. ”Yang kedua, kita ingin juga akselerasi untuk green transportation, transportasi hijau,” jelasnya.

”Tadi ada MOU aset PDJT akan bertahap menjadi bis listrik. Kemudian sedang dilakukan penjajakan konversi bus menjadi bus listrik, baik di Trans Pakuan maupun yang lain. Pengadaan skema 2:1 angkot medern dengan berbasis listrik itu akan kita akselerasikan,” paparnya.



Termasuk, pengadaan di lingkungan pemerintah kota menggunakan kendaraan berbasis listrik. Tak lupa, dalam kesempatan itu dia berpesan agar tidak ada pungli pada Dinas Perhubungan Kota Bogor.

”Dan yang terakhir saya minta keluarga besar Dishub juga tidak main-main, tidak ada lagi pungli, tidak ada main mata dengan pengusaha sehingga menghambat program-program prioritas,” pungkasnya.
(ams)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2054 seconds (10.55#12.26)