Sejarah Cileungsi Bogor yang Dijabat Kades R Musyai Selama 24 Tahun

Selasa, 16 Agustus 2022 - 16:39 WIB
loading...
Sejarah Cileungsi Bogor yang Dijabat Kades R Musyai Selama 24 Tahun
Kantor Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Foto: jobojero/indoplaces; cileungsibogor.blogspot.com
A A A
BOGOR - Kecamatan Cileungsi , Kabupaten Bogor ternyata memiliki sejarah panjang. Dulu sebelum maju pesat seperti sekarang ini, Cileungsi merupakan bagian kecil daerah jajahan Belanda. Bahkan, Cileungsi tidak memiliki struktur pemerintahan.

Dikutip dari cileungsi.desa.id, berawal dari perkumpulan masyarakat Cileungsi kemudian mengadakan musyawarah adat sehingga terbentuk struktur pemerintahan. Pada tahun 1954 dibentuklah pemerintahan Cileungsi yang dipimpin seorang kepala desa bernama R Musyai.
Baca juga: Asal Usul Nama Dramaga dan Kisah Tuan VOC Penguasa Seluruh Tanah Bogor

R Musyai ini merupakan kepala desa yang pertama. Desa Cileungsi juga belum memiliki kantor untuk kepala desanya. Berkat ketelatenan, kesabaran, dan tekad kuat, R Musyai menginginkan desa yang dipimpinnya menjadi desa maju dan terkenal di Kabupaten Bogor hingga luar Bogor atau (Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi).

Kegigihannya menjadikan Desa Cileungsi yang sejahtera akhirnya R Musyai terus memimpin Cileungsi selama 24 tahun, mulai tahun 1954-1978. Peresmian terbentuknya Desa Cileungsi dihadiri pemerintah kecamatan dan Pemkab Bogor yang diwakili Kwadaan.

Seiring berjalannya waktu status Desa Cileungsi berubah menjadi Kecamatan Cileungsi. Kecamatan ini memiliki 12 kelurahan yakni Cileungsi, Cileungsi Kidul, Cipenjo, Cipeucang, Dayeuh, Gandoang, Jatisari, Limus Nunggal, Mampir, Mekarsari, Pasir Angin, dan Setu Sari.
Baca juga: Asal Usul Nama Jakarta International Stadium, Dulunya Bernama BMW

Berdasarkan sensus penduduk tahun 2010, jumlah penduduk di Kecamatan Cileungsi mencapai 246.369 jiwa dengan luas wilayah 7.379 hektare. Cileungsi memiliki kepadatan penduduk 33,39 jiwa/hektare.

Luasnya Cileungsi didukung modal fasilitas yang cukup memadai mulai dari sekolah, transportasi, pasar, serta rumah sakit.

Terdapat empat rumah sakit di Kecamatan Cileungsi yaitu Rumah Sakit Umum Mary Cileungsi, Rumah Sakit MH Thamrin Cileungsi, Rumah Sakit Medika Cileungsi, dan RSUD Cileungsi.

Kecamatan ini juga memiliki tempat wisata yang cukup dikenal di Jabodetabek, yaitu Taman Wisata Mekarsari. Dengan luas 264 hektare, Taman Wisata Mekarsari merupakan salah satu pusat pelestarian buah-buahan tropika terbesar di dunia. Selain menawarkan wisata alam, taman ini juga menawarkan paket outbound dan pemancingan di danau.

MG/Khofidhotul Umah
(jon)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1478 seconds (11.97#12.26)