Dalami Oknum Aparat Aniaya Mantan Karyawan Judi Online, Polisi: Sudah Tahap Sidik

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 09:09 WIB
loading...
Dalami Oknum Aparat Aniaya Mantan Karyawan Judi Online, Polisi: Sudah Tahap Sidik
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febri Isman Jaya. Foto/SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Utara tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus penganiayaan yang terjadi terhadap salah satu karyawan situs judi online bernama Jamal (22) di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febri Isman Jaya mengatakan bahwa pihaknya tengah menyelidiki kasus penganiyaan yang terjadi pada 12 April di Ruko Soho, Kamal Muara, Penjaringan. Baca juga: Karyawan Situs Judi Online di Penjaringan Disekap 3 Hari dan Dianiaya

”Korban bernama Jamal sudah melapor ke Polres Metro Jakarta Utara, sudah kami tindak lanjuti pemeriksaan saksi berjumlah empat orang. Sekarang prosesnya sudah naik dalam tahap sidik,” kata Febri, Sabtu (13/8/2022).

Dalam proses ini juga, Febri memastikan bahwa pihaknya tengah menyelidiki apakah ada oknum aparat yang terlibat dalam kasus ini. ”Nah itu juga sedang kami dalami, apakah orang tersebut termasuk oknum apa bukan,” ucapnya.

Sebelumnya, Jamal (22) mantan karyawan situs judi online yang menjadi korban penganiayaan di bekas kantornya di Penjaringan, Jakarta Utara. Jamal menceritakan, bahwa kejadian yang terjadi sekitar bulan April 2022 yang lalu. Baca juga: Oknum Aparat Siksa Karyawan Situs Judi Online, Dipecutin Pakai Selang dan Disundut Rokok

Dimana saat itu ada sekitar belasan orang yang merupakan rekan kerjanya dan juga oknum aparat yang terlibat. ”Setelah diinterogasi bos, baru saya dilemparin lagi ke oknum aparat lainnya untuk dipecutin dan digebukin sama orang-orang sana, di ruangan itu saya dipecutin pakai selang,” katanya.



Menurut Jamal, di sekap dan di aniaya bahkan disundut rokok karena mengambil uang perusahaan senilai Rp13 juta. Untuk kebutuhan keluarga, Pengakuan dosa Jamal tak membuat emosi orang- di dalam kantor judi online itu mereda.

Mereka malah terus-terusan menyiksa Jamal dengan memecutnya menggunakan selang. Parahnya lagi ada yang menyundutnya dengan rokok. Bahkan mencekokinya dengan obat-obatan, hingga mengaraknya bertelanjang dada berkeliling ruko. Hal inilah yang membuatnya malu.
(ams)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1857 seconds (10.177#12.26)