Banjir Masih Merendam Kedoya, Warga Berharap Bantuan

Sabtu, 16 Juli 2022 - 14:28 WIB
loading...
Banjir Masih Merendam Kedoya, Warga Berharap Bantuan
Banjir masih merendam kawasan padat penduduk di Kelurahan Kedoya Utara, Jakarta Barat. Warga terdampak banjir berharap bantuan. MPI/Martin Ronaldo
A A A
JAKARTA - Banjir masih merendam kawasan padat penduduk di Kelurahan Kedoya Utara, Jakarta Barat. Warga terdampak banjir berharap bantuan.

Pantauan di lokasi pukul Sabtu (16/7/2022) siang, beberapa rumah warga masih terkepung banjir. Air masuk ke dalam rumah warga dengan ketinggian mencapai 40-50 cm.

Baca juga: Banjir DKI Rendam 83 RT, Terbanyak di Jakarta Timur

Tampak anak-anak dan ibu-ibu membersihkan bagian rumah mereka yang tergenang banjir setelah.

Banjir merendam permukiman warga di di RT 13, 14, dan 15. Menurut warga sekitar, air mulai masuk ke dalam rumah sejak pukul 02.00 WIB dini hari tadi.

Ketua RT 14 Sri mengatakan, banjir sudah melanda permukiman warga sejak beberapa hari lalu.

"Banjir sejak tiga hari yang lalu. Sebelumnya hanya rob, biar pun enggak hujan, tetap banjir. Tertinggi semalam, waktu hujan deras," ujarnya.

Ia menyebut banjir disebabkan intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir. "Curah hujan tinggi. Terus kali di belakang sana (Kali Pesing), kayak banyak sampah gitu. Mungkin itu bisa jadi penyebabnya," jelasnya.

Baca juga: Warga Depok Terjebak Banjir, BNPB: 57 KK Berhasil Dievakuasi

Barang-barang berharga miliknya sempat terendam air dan menyulitkan proses evakuasi. Sebab, banjir secara tiba-tiba masuk ke dalam pemukiman warga.

"Sekarang kan rel sudah enggak bisa buat ngungsi. Sebelum ada dua rel, jadi yang sebelah bisa buat ngungsi. Sekarang sudah enggak bisa. Karena kalau dulu, rel satunya belum beroperasi. Dulu jalur satunya bisa buat ngungsi," tegasnya.



Sri menyebut banjir masih dapat meningkat apabila hujan datang lagi. Untuk itu, ia pun meminta Pemkot Jakarta Barat dapat memberikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir.

"Selama ini belum ada, karena dari tingkat kelurahan, kecamatan, bahkan pemkot tidak ada nomornya. Dulu ada, sekarang enggak pernah ada lagi. Terakhir kira-kira tahun 2019 untuk bantuannya," paparnya.

Ia meminta agar dilakukan pengerukan di sekitaran Kali Pesing. Hal itu untuk mengurangi titik-titik banjir yang berada di kawasan tersebut.

Sementara itu, warga sekitar bernama Dila (40) mengungkapkan, banjir yang terjadi dikarenakan luapan kali di belakang permukiman warga.

"Ini banjir sampai masuk ke rumah. Pas airnya masuk untungnya sudah kita naikan semua barang-barang, mulai dari TV sampai barang elektronik lainnya," ujarnya.

Ia berharap agar Pemkot Jakbar dapat memberikan bantuan kepada warga yang terdampak akibat banjir yang terjadi sejak tadi malam.

"Ini mau ke mana-mana juga susah. Jadi tolong sekiranya bisa dibantu lah kita," terangnya.
(thm)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2740 seconds (11.252#12.26)