Dalam 4 Jam, Polisi Gagalkan Penculikan Anak di Stasiun Manggarai

Jum'at, 24 Juni 2022 - 16:57 WIB
loading...
Dalam 4 Jam, Polisi Gagalkan Penculikan Anak di Stasiun Manggarai
Polsek Tebet menggagalkan penculikan anak di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Foto/SINDOnews/Ari Sandita Murti
A A A
JAKARTA - Seorang bocah berinisial MR (4) diduga menjadi korban penculikan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Beruntungnya, Polsek Tebet segera menemukan anak tersebut dan menyerahkannya kembali ke ibunya, Erna (32).

”Kami gagalkan penculikan anak di bawah umur di kawasan Stasiun Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan,” ujar Kapolsek Tebet, Kompol Chitya Intania, Jumat (24/6/2022). Baca juga: Polisi Sebut Pelaku Penculikan Anak Ditukar Beras Kecanduan Judi Online

Menurutnya, peristiwa itu berawal saat Erna dan anaknya, MR janjian bertemu pelaku, MG di Stasiun Bogor. Ketiganya lantas menuju ke Stasiun Jakarta Kota, hanya saja pelaku meminta ibu dan anak itu turun di Stasiun Manggarai.

”Korban baru kenal pelaku setahunan lewat medsos dan ketemu janjian itu mau bisnis jual beli handphone karena pelaku ngakunya kan punya bisnis jual beli handphone. Jadi awalnya tak curiga sama sekali,” tuturnya.



Dia menerangkan, saat di Stasiun Manggarai, ibu korban menitipkan tas berisi 2 handphone dan uang tunai serta anaknya lantaran dia hendak salat. Namun, setelah selesai solat anaknya itu justru raib entah ke mana bersama pelaku.

Ibu korban sempat mencari-cari anaknya bersama sekuriti tapi tak kunjung ditemukan. ”Pihak stasiun melapor ke Polsek Tebet adanya dugaan penculikan anak yang terjadi di Stasiun Manggarai. Setelah dilakukan pencarian dua jam lebih akhirnya ketemu si anak,” terangnya. Baca juga: Ibu Cantik di Konawe Bikin Resah, Sebar Hoaks Penculikan Anak di Medsos

Korban ditemukan di sekitaran Fun World Mall Kalibata, yang mana korban dilaporkan kehilangan ibunya dan setelah dikonfirmasi ibunya benar korban merupakan anaknya berinisial MR. Namun, pelaku tak diketemukan di kawasan Mall Kalibata diduga telah kabur.

”Tak ada tanda kekerasan secara fisik pada si anak. Kami imbau agar masyarakat untuk tak sembarang titipkan anak dan barang berharga pada orang tak dikenal, apalagi dari medsos baru dikenal dan bukan saudara,” katanya.
(ams)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1465 seconds (10.55#12.26)