Memasuki Hari ke-11 PSBB, Pemkab Bekasi Akan Melakukan Evaluasi

loading...
Memasuki Hari ke-11 PSBB, Pemkab Bekasi Akan Melakukan Evaluasi
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi masih belum memastikan Pelaksaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayahnya akan diperpanjang. Saat ini, PSBB di wilayah dengan kawasan industri terbesar di Asia Tenggara itu sudah memasuki hari ke 11.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmadja mengaku masih akan melakukan evaluasi terkait kemungkinan akan diperpanjangnya PSBB di wilayahnya. ”Dalam PSBB yang mulai mendekati dua pekan ini, trend warga yang sembuh Covid-19 terus meningkat. Angka orang yg positif tidak terlalu tinggi,” katanya di Bekasi, Minggu (26/4/2020).

Menurut Eka, pemerintah akan melakukan evaluasi dengan tim Gugus Tugas Covid -19 bersama Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bekasi. Rapat tersebut akan membahas mengenai pelaksanaan PSBB di Kabupaten Bekasi diperpanjang atau tidak. (Baca juga:Berlaku 15 April, Kabupaten Bekasi Terapkan PSBB Maksimal di 6 Kecamatan)

Selain itu, kata dia, Kabupaten Bekasi akan meminta pendapat dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengenai perlunya melakukan perpanjangan PSBB di wilayahnya. ”Kami pasti minta pendapat Kang Emil, apakah Bekasi seperti DKI Jakarta memperpanjang PSBB hingga 28 hari kedepan,” ujarnya.



Eka memastikan pelaksanaan PSBB di Kabupaten Bekasi bisa dibilang berlangsung sukses, meski ada beberapa warga yang masih melanggar dalam penerapanya ini. Bahkan, bantuan untuk masyarakat sudah mulai terdistribusi dengan baki kepada seluruh warga yang terdampak Covid-19.

Berdasarkan data laman Gugus Tugas Penanganan Covid -19 Kabupaten Bekasi hingga Minggu 26 April 2020 pukul 08.00 WIB. Warga Kabupaten Bekasi yang terkomfirmasi positif Covid -19 berjumlah 65 orang. Rincianya, 29 dinyatakan sembuh, 8 orang meninggal, 8 orang dirawat menjalani perawatan.

Kemudian 20 orang melakukan isolasi mandiri. Sementara Orang Tanpa Gejala (OTG) terdata melonjak saat berlangsungnya PSBB sebanyak 357 orang. Rincianya, 150 orang dinyatakan selesai atau sembuh dan 207 orang dalam isolasi mandiri atau terlapor. (Baca juga:Merangin Siap Suplai Daun Sungkai Jika Terbukti Ampuh Obati Corona)



Sedangkan Orang Dalam Perjalan (OPP) berjumlah 5 orang dengan 4 laki - laki dan 1 perempuan. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 2366 orang. Rincianya, 1756 orang selesai pemantauan dan 610 orang dalam pemantauan oleh pemerintah di Kabupaten Bekasi.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 707 orang. Rincianya, 554 orang selesai perawatan dan dinyatakan sembuh dan 153 orang masih dalam pengawasan dan menjalani perawatan intensif. Angka ini akan terus bertambah setiap harinya di Kabupaten Bekasi.
(mhd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top