Belasan Santri di Depok Terpapar Covid-19, Prokes PTM Diperketat

Kamis, 21 Oktober 2021 - 19:31 WIB
Belasan Santri di Depok Terpapar Covid-19, Prokes PTM Diperketat
Belasan santri di salah satu pondok pesantren di Cimanggis, Depok, terpapar Covid-19. Prokes pembelajaran tatap muka di ponpes tersebut kini lebih diperketat. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
DEPOK - Belasan santri di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Cimanggis, Kota Depok, terpapar Covid-19 . Protokol kesehatan (prokes) pembelajaran tatap muka (PTM) di ponpes tersebut kini lebih diperketat.

"Itu pekan lalu awalnya informasinya setelah ditemukan ada kasus. Tim kami, para penyuluh datang ke sana. Alhamdulillah enggak ada masalah, sudah tertangani untuk isolasi," ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok Asnawi, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: Tema dan Logo Hari Santri 2021, Ini Makna dan Filosofinya

Informasi yag didapat, terdapat 17 santri yang terpapar Covid-19 di ponpes tersebut. Terkait penutupan ponpes Asnawi menyebut diserahkan kepada pihak pengelola.

"Kalau kebijakan ditutup atau tidak itu kan pesantren beda lembaga pendidikannya. Kalau semuanya tergantung pada pimpinannya. Tapi kita pemerintah menyarankan agar yang terpapar diisolasi mandiri di suatu tempat. Kemudian yang kira-kira agak parah bisa dibawa ke rumah sakit," tukasnya.

Baca juga: Satu Siswa SMPN 10 Depok Terpapar Covid-19, PTM Terbatas Dihentikan Sementara



Terpisah, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Cimanggis Abdul Hajar menuturkan, saat ini PTM di ponpes tersebut lebih diperketat dalam penerapan protokol kesehatan 5M.

"Setelah peristiwa ini, pembelajaran tatap muka diperketat. Hanya santri yang betul-betul sehat yang boleh masuk. Vaksin juga sudah berjalan untuk santri dan guru," tandasnya.

Para santri diketahui terpapar Covid-19 setelah mengalami gejala demam. Belum diketahui asal mereka terpapar. Ke- 17 santri yang terpapar itu juga belum divaksin.

"Alhamdulilah hanya 17 orang, tapi kondisinya sehat. OTG dan harus isolasi mandiri 14 hari," pungkasnya.
(thm)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2649 seconds (11.97#12.26)