Bahan Baku Narkoba di Pabrik Sabu Karawaci Tidak Terdeteksi Sinar X-Ray

loading...
Bahan Baku Narkoba di Pabrik Sabu Karawaci Tidak Terdeteksi Sinar X-Ray
Bahan baku narkoba atau sabu di pabrik sabu Karawaci, Tangerang tidak terdeteksi atau kebal terhadap pengecekan sinar X-Ray. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Masih soal pabrik sabu di perumahan mewah kawasan Karawaci, Kabupaten Tangerang. Ternyata bahan baku narkoba atau sabu yang diproduksi di pabrik itu tidak terdeteksi atau kebal terhadap pengecekan sinar X-Ray.

"Sehingga dengan leluasa bisa memasukkan beberapa bahan-bahan ke wilayah Indonesia," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo, Sabtu (4/9/2021).
Baca juga: Pabrik Sabu-Sabu di Karawaci Bisa Produksi 20 Kilogram Sebulan

Dia menjelaskan, bahan baku yang dipakai para tersangka diperoleh dari jaringan narkotika internasional dalam bentuk setengah jadi. "Iya seperti itu (bahan-bahan dari luar negeri), setengah jadi ya maksudnya," ujarnya.

Pihaknya tengah mengumpulkan data dan informasi lebih detail mengenai pembuatan sabu meliputi bahan-bahan kimia dan bahan olahan yang digunakan, perlengkapan yang dipakai, hingga teknik pembuatannya.



Para tersangka dapat memproduksi sabu mencapai 15-20 kilogram dalam sebulan.
Baca juga: Coki Pardede Pakai Sabu, Tretan Muslim Curiga Sejak Lama

Sebelumnya, Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap 2 pelaku terkait pengungkapan pabrik narkoba di perumahan mewah Karawaci, Kabupaten Tangerang, Rabu (1/9/2021).

Pengungkapan clandestein laboratorium di rumah mewah tersebut merupakan sindikat jaringan narkoba asal Timur Tengah (Iran). Saat dilakukan pengembangan, polisi menyita lima paket besar narkotika jenis sabu di sebuah apartemen mewah di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (3/9/2021).

Hingga kini, polisi terus melakukan pendalaman terkait hasil pengungkapan pabrik narkoba jaringan internasional tersebut.
(jon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top