Bima Arya: Kolaborasi Ringankan Beban Warga di Masa Pandemi COVID-19

loading...
Bima Arya: Kolaborasi Ringankan Beban Warga di Masa Pandemi COVID-19
Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Bima Arya mengatakan, kondisi pandemi saat ini sangatlah tidak mudah, terutama bagi warga yang terpapar dari segi kesehatan maupun segi ekonominya. SINDOnews/Haryudi
BOGOR - Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Bima Arya mengatakan, kondisi pandemi saat ini sangatlah tidak mudah, terutama bagi warga yang terpapar dari segi kesehatan maupun segi ekonominya. Bima Arya menekankan, dibutuhkan kontribusi dan peran aktif dari semua lapisan masyarakat untuk berkolaborasi meringankan beban warga terdampak pandemi COVID-19 .

"Hari ini kita ikhtiar melakukan apa yang bisa kita lakukan untuk meringankan beban warga. Dari APBD dianggarkan, tetapi tentu tidak akan bisa maksimal," kata Bima Arya dalam keterangan pers yang diterima Kamis (29/7/2021). (Baca juga; 20 Menit Makan Pecel Lele, Bima Arya: Rasanya Seperti Sahur Kesiangan )

"Diperlukan kolaborasi dengan semua, banyak warga yang dari hari ke hari bekerja keras untuk menyambung hidupnya, di antaranya buruh harian, pekerja lepasan, karyawan yang dirumahkan dan yang lainnya. Mereka ini harus kita bantu," kata Bima.

Bantuan yang terus mengalir dari berbagai pihak disambut baik Wali Kota Bogor. Ada bantuan paket sembako dari Vespa Ulin yang secara langsung diserahkan Dedie A Rachim kepada Ketua Satgas COVID-19 Kota Bogor. (Baca juga; Sidak ke Pasar Tradisional, Bima Arya Temukan Fenomena Mengejutkan )



Dedie menyebutkan, 400 paket sembako yang diserahkan untuk menambah jumlah logistik di Posko Logistik PPKM Kota Bogor. Selain itu juga untuk mengantisipasi ke depan terkait PPKM Level 4 yang berakhir pada 2 Agustus 2021.

"Kondisinya kita masih belum tahu, apakah setelah tanggal 2 Agustus diperpanjang atau tidak, apakah tetap di level 4 atau turun ke level 3. Paling tidak kita ikhtiar memberikan motivasi bagi masyarakat lainnya untuk berpartisipasi memberikan bantuan bagi warga yang terpapar dan terdampak COVID-19," kata Dedie.

Di sisi lain sambung Dedie, masyarakat menerima paket bantuan dari pemerintah dalam 30 hari ke depan, di antaranya paket BST, PKH, paket lainnya termasuk 115.000 KK yang akan mendapatkan bantuan beras yang akan mulai didistribusikan.
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top